Tetangga pun kemudian menyarankan untuk melakukan isolasi mandiri di luar rumah seperti yang dilakukan pria itu.
Tak hanya itu, dia mengaku mendapatkan pesan dari tetangganya untuk tidak membuka jendela rumah.
Tetangga tersebut mengklaim bahwa udara dari rumah pria itu bisa menularkan virus apabila jendela rumah dibuka.
Dilarang Pulang Sebelum Negatif
Setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, pria tersebut pun berniat untuk pulang ke rumahnya.
Pria tersebut kemudian lapor bahwa ia dan ibunya sudah mendapatkan surat keterangan selesai isolasi mandiri.
Namun, warga yang berwenang mengurus kompleks tersebut tidak mengizinkan ia pulang ke rumah sebelum tes antigen.
Pria tersebut diminta untuk melakukan tes antigen dan PCR hingga tertulis hasil negatif.
Komentar Warganet
Baca Juga: Geger Perempuan Melahirkan Sambil Berdiri di ATM, Kebingungan Potong Tali Pusar
Unggahan tersebut pun menuai komentar dan reaksi dari warganet.
"Terlalu paranoid tetangganya, covid nggak seaib itu kali," ujar warganet.
"Tetangga macam apa mereka, terlalu parno nggak sih," timpal warganet.
"Emosi lihatnya dia aja deh suruh pindah ke Mars bikin negara sendiri," komentar warganet.
"Primitif banget masih ada aja orang begitu," kata warganet lain.
Berita Terkait
-
Geger Perempuan Melahirkan Sambil Berdiri di ATM, Kebingungan Potong Tali Pusar
-
5 Fakta Video Viral Suntik Vaksin Covid-19 Tapi Cairan Tak Masuk Tubuh
-
Ini yang Harus Dilakukan Ketika Anda Terkonfirmasi Positif Covid-19
-
Viral Video Rayakan Ulang Tahun Saat Sedang Positif Covid-19, Satgas: Bisa Dilaporkan!
-
Penjual Ketela Goreng Berdandan Bak Barbie Disentil Tetangga, Warganet: Julid Banget
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS
-
Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung
-
Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat
-
Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook
-
Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan
-
Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam