Suara.com - Sebuah video beredar menampilkan curhatan seorang istri yang dituduh mertuanya. Wanita itu dituduh mertua sering menggunakan uang suami untuk membeli perhiasan.
Mertua bahkan sampai menjelek-jelekkan menantunya karena dinilai sebagai wanita yang tidak baik-baik.
Dalam video tersebut sang istri memang kerap membeli perhiasan untuk dirinya sendiri.
Namun, uang yang digunakan untuk membeli perhiasan berasal dari penghasilannya sendiri.
Ia pun membeberkan isi chat sang mertua yang menuduhnya menggunakan uang suami.
Isi chat tersebut pun membuat warganet ikut nyesek.
Dituduh Pakai Uang Suami
Dalam video tersebut, wanita itu mengatakan bahwa dirinya dituduh oleh sang mertua sering menggunakan uang suami.
Wanita tersebut memamerkan beberapa perhiasan yang ia beli.
Baca Juga: Polisi Buru Pengusaha Tambang Emas Ilegal di Kuansing
Perhiasan itu ia beli menggunakan hasil kerjanya selama ini. Dia mengaku tidak pernah meminta uang untuk membeli perhiasan kepada suaminya.
"Beli semua ini pakai uang penghasilanku sendiri. Tapi mertua whatsapp anaknya, dikira beli semua itu pakai uang anaknya. Padahal aku kerja," ujarnya, dikutip Suara.com.
Selanjutnya, wanita itu membongkar isi chat dari mertua yang dikirimkan kepada suami.
Dalam chat tersebut tertulis, mertua meminta agar anaknya berhati-hati dengan istrinya lantaran suka membeli perhiasan.
Mertua mengingatkan kepada anaknya agar sang istri tidak boros membelanjakan uang.
"Artinya whatsappnya itu, wanita kayak gitu sudah sulit dikendalikan, hati-hati nak, sudah nggak bisa disabarin. Wanita nakal," jelas wanita tersebut.
Komentar Warganet
Curhatan wanita itu pun mencuri perhatian warganet. Mereka memberikan pendapat dan reaksinya.
"Udah biasa mertua model begini," balas warganet.
"Nyesek bacanya," timpal warganet.
"Gitu amat ya mertuanya, bukannya senang lihat anaknya sukses," komentar warganet.
"Biasanya kalau mulutnya begitu tandanya dia lagi pengen," ujar warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral! Pengumuman Aneh di Tiang Iklan Burger King, Semua Karyawan Berhenti?
-
Polisi Buru Pengusaha Tambang Emas Ilegal di Kuansing
-
Viral Video Balita Berdiri di Pinggir Jalan, Ingin Ketemu Bapak yang Jadi Kernet Bus
-
Viral RI Masuk Berita TV Korea Utara dan 5 Berita Viral Lainnya
-
Salah Pilih MUA, Riasan Pengantin ini Diulang Lagi, Transformasinya Beda Banget!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS