Suara.com - Beredar sebuah video menampilkan seorang pria yang diduga melakukan aksi pungutan liar terhadap penumpang bus.
Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @kamerapengawas, Kamis (15/7/2021).
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang menawarkan penumpang yang tidak membawa tes antigen untuk membayar Rp 100 ribu.
"Tanpa tes antigen bisa nyeberang asal mau bayar tambahan cepe bang. Luar biasa jahatnya kalian memanfaatkan momen susah seperti ini," tulis akun tersebut.
Pria tersebut terlihat mengobrol dengan seorang penumpang.
Kemudian, aksi tersebut direkam oleh seorang wanita yang hendak menyebrang menuju Pelabuhan Merak.
Diminta Bayar Rp 100 Ribu
Berdasarkan video tersebut, terlihat dua orang pria yang sedang mengobrol dengan penumpang.
Kemudian, seorang wanita yang menjadi penumpang bus tersebut bertanya kepada salah satu pria tersebut.
Baca Juga: Ngeri! Kades di Sragen Pasang Baliho Tak Percaya Covid-19 hingga Umpat Pejabat
"Bang, kalau yang nggak ada antigen bayar berapa? Seratus?" tanya wanita tersebut.
Kemudian, pria itu mengangguk seakan membenarkan pertanyaan wanita tersebut.
"Diminta sama siapa? Berarti nggak usah rapid (antigen)?" tanyanya lagi.
Pria tersebut pun menjawab, penumpang tidak perlu tes antigen dan cukup membayar Rp 100 ribu.
"Nggak usah (rapid antigen), langsung," jawab pria tersebut.
Tertulis dalam keterangan video tersebut, penumpang bus diminta membayar Rp 100 ribu meski tanpa tes covid-19.
Berita Terkait
-
Pacaran dari SMA, Curhat Pria Ditinggal Nikah dan Cuma Jadi Tamu Undangan Bikin Nyesek
-
Viral! Ustaz Ihsan Tanjung Sebut Vaksin Covid-19 Ubah DNA Manusia
-
Ngeri! Kades di Sragen Pasang Baliho Tak Percaya Covid-19 hingga Umpat Pejabat
-
Pria di Lampung Utara Mampu Membuat Senjata Api Rakitan, Diolah dari Besi Rongsokan
-
Pengemudi Ojol Dibolehkan Angkut Penumpang Saat PPKM Darurat, Simak Syaratnya
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir