Suara.com - Suasana Polsek Kranggan Temanggung terlihat sepi, saat mobil yang ditumpangi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memasuki area parkir kantor itu, Kamis (15/7). Di dalam kantor, terlihat dua anggota polisi sedang duduk di depan meja pelayanan, sambil santai karena memang sedang jam istirahat.
Awalnya, dua anggota polisi itu tak menyadari, bahwa mobil Innova hitam yang masuk ke kantornya adalah mobil Ganjar. Setelah Ganjar turun, barulah keduanya terkejut dan langsung berdiri menyambutnya.
"Selamat siang pak, saya mampir numpang makan siang di sini ya," kata Ganjar menyapa.
Satu anggota polisi kemudian berlari ke dalam kantor. Tak lama kemudian, seorang polisi bernama AKP Sugihartono keluar dan menyambut Ganjar. AKP Sugihartono adalah Kapolsek di tempat itu.
"Siap pak Ganjar, monggo," kata Sugihartono.
Ganjar pun masuk ke dalam kantor dan meminta izin untuk numpang makan siang. Setelah mencari tempat, Kapolsek menawarkan ruangannya untuk Ganjar makan siang.
Di ruangan sempit itu, Ganjar duduk di meja kayu. Dibukanya ransum bekal makan siangnya, yang ia bawa dari rumah. Di dalam ransum itu, terlihat nasi putih dengan lauk labu siem, oreg atau kering tempe, telur dadar dan udang.
"Monggo pak ikut makan. Itu di mobil ada nasi kotak tolong ambilkan mas. Itu pak polisi di sana juga dikasih," pinta Ganjar pada ajudannya.
Ganjar pun begitu lahap memakan bekal yang ia bawa dari rumah. Sekitar 30 menit, Ganjar keluar ruangan untuk melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Komisi III Ajak Masyarakat Berpartisipasi Tuntaskan Covid-19
Hari itu, Ganjar memang sedang meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Temanggung dan Magelang. Biasanya sebelum pandemi, Ganjar selalu mampir di warung-warung pinggir jalan untuk makan siang.
Namun karena pandemi dan warung atau restoran dilarang menerima pembeli makan di tempat saat PPKM Darurat, Ganjar selalu bawa bekal dari rumah dan makan di sembarang tempat.
Pernah Ganjar mampir di kantor PJR Pintu Tol Pemalang. Ia makan siang di parkiran kantor itu. Ganjar juga pernah makan siang di taman daerah Kledung Temanggung. Dan hari ini, Ganjar mampir di Kantor Polsek Kranggan untuk makan siang.
"Saya sangat kaget. Nggak menyangka dan ini sangat luar biasa kehormatan bagi saya. Pak Gubernur singgah di kantor saya, numpang makan siang," kata Kapolsek Kranggan, AKP Sugihartono.
Dirinya tak pernah bermimpi, akan disambangi Ganjar hari ini. Sebab tak ada pemberitahuan awal akan kedatangan orang nomor satu di Jateng itu.
"Saya kira tamu dari Polres atau Kabupaten. Ternyata pak Gubernur. Selama ini pejabat yang datang ya paling dari Polres atau Kabupaten. Pak Bupati saja belum pernah ke sini," ucapnya sambil tersenyum.
Dirinya menilai, aksi Ganjar makan siang di kantornya membuktikan bahwa ia adalah pemimpin yang luar biasa dan merakyat. Dia bawa bekal dari rumah, dan mau makan siang di kantornya yang sederhana.
"Luar biasa, merakyat sekali. Apalagi ini PPKM Darurat, kan memang tidak boleh makan di warung. Beliau memberikan contoh. Selain itu beliau sangat disiplin sekali dalam penerapan prokes, tadi saya nemani makan juga harus berjarak dan ada anggota saya maskernya turun, langsung diingatkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PPKM Versus Varian Baru Covid-19
-
Surabaya Siapkan Tempat Isolasi Mandiri Warga Positif Covid-19 di Tiap Kelurahan
-
Dua Pekan PPKM Darurat Berlangsung, Apakah Sudah Terlihat Dampaknya?
-
Ini Kriteria yang Boleh Melintas di Pos Penyekatan PPKM Darurat Medan
-
Klaim Luhut: Mobilitas di Jogja dan Bali Sudah Menurun, Menuju Zona Kuning
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!
-
Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
-
Pasar Parungkuda Catat Kenaikan Daging Ayam dan Cabai Jelang Puasa
-
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan