- Seorang warga negara asing berinisial MHF tewas akibat penganiayaan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada 6 Mei 2026.
- Polsek Metro Kebayoran Baru telah menerima laporan resmi terkait peristiwa perkelahian tersebut untuk keperluan proses penyelidikan kepolisian.
- Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU akibat luka serius pada bagian belakang kepala sebelum akhirnya meninggal.
Suara.com - Kepolisian menyelidiki kasus penganiayaan terhadap seorang warga negara asing (WNA) berinisial MHF hingga tewas di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
“Sudah monitor, sudah ada laporan polisinya,” kata Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma sebagaimana dilansir Antara, Selasa (26/5/2026).
Dia membenarkan adanya kejadian itu dan menyatakan telah menerima laporan terkait kasus tersebut.
Kendati demikian, Nugrahadi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kronologi dan proses penyelidikan.
Sebelumnya, sebuah video viral di akun media sosial Instagram @viraljakartaselatan.
Dalam rekaman yang beredar, seorang pria tampak terkapar di aspal dengan luka di tubuhnya setelah terlibat perkelahian dengan pria berpakaian serba hitam.
Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian itu kemudian mendatangi korban dan berusaha memberikan pertolongan.
Peristiwa itu disebut terjadi pada 6 Mei 2026 dini hari sekira pukul 02.00 WIB di kawasan Blok M.
Korban dikabarkan merupakan WNA berinisial MHF yang mengalami luka serius pada bagian belakang kepala dan sempat dirawat di ICU sebelum meninggal dunia.
Baca Juga: Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
Berita Terkait
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
-
13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini
-
Operasi Senyap di Blok M: Sehari Diintai, 13 Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan!
-
Nyaru Jadi Manajer, 4 WNA China di Jakbar Ternyata Komplotan Scam Online Kelas Kakap
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'
-
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan