Suara.com - Meghan Markle dan suaminya, Pageran Harry sedang merencanakan acara pambaptisan bagi putri mereka yang baru berusia sebulan, Lilibet Diana Mounbatten-Windsor.
Menyadur The List Minggu (18/07), pasangan ini ingin Lilibet dibaptis di Kastil Windsor, Inggris seperti kakaknya, Archie Harrison Mounbatten-Windsor dan dihadiri oleh sejumlah tamu kehormatan.
Pembaptisan di Kastil Windsor juga memberi kesempatan yang sama bagi Lilibet untuk memakai gaun baptis kerajaan yang sudah menjadi tradisi turun temurun di keluarga bangsawan Inggris.
Pakar kerajaan Marlene Koenig mengatakan pilihan Pangeran Harry sangat mengejutkan, karena mereka rela menurunkan ego untuk bersatu kembai dengan keluarga besarnya di tengah konflik yang tak mereda.
Sementara itu, pasangan ini tak memiliki pilihan lain yang sempurna untuk acara pembaptisan putri mereka.
Di satu sisi jika mereka memaksa ingin upacara pembaptisan dilakukan di Inggris, maka itu membutuhkan waktu yang lama karena Inggris kini sedang dalam karantina dan perlindungan ketat Covid-19.
Namun di sisi lain, jika mereka membaptis Lilibet di Amerika, putri mereka mungkin akan kehilangan tradisi gaun baptis yang sudah berjalan ratusan tahun.
Ratu Elizabeth II juga tidak mungkin menghadiri pembaptisan di AS, karena pertimbangan usia dan kekhawatiran atas Covid-19.
Koenig juga mengatakan, gaun baptis bersejarah milik Kerajaan Inggris hampir tidak mungkin dikirim ke Amerika, jika mereka ingin mengadakan pembaptisan di sana.
Baca Juga: Heboh Meghan Markle Disebut Siram Kebun Pakai Air Keramat Suku Asli
“Bukan sebagai penghinaan, tapi hanya karena mahal,” jelasnya. "Dan bahkan mengirimnya sebagai pos kilat atau melalui kedutaan Inggris, Anda masih mengalami beberapa masalah."
Bayi secara tradisional mengenakan gaun putih panjang untuk upacara pembaptisan yang melambangkan kepolosan dan kemurnian saat memasuki kehidupan iman.
Kembali pada tahun 1841, Ratu Victoria menginginkan gaun pembaptisan khusus setelah kelahiran anak pertamanya. Gaun itu terbuat dari sutra dengan renda panjang berpola yang sangat indah.
Selama 163 tahun, setiap bayi kerajaan Inggris mengenakan gaun itu untuk pembaptisan, termasuk Ratu Elizabeth II dan calon raja Pangeran Charles dan Pangeran William.
Pada 2004, gaun itu dianggap sudah cukup rapuh untuk meneruskan tugasnya, sehingga dibuat gaun replika yang kini dipakai oleh semua bayi kerajaan, termasuk Archie, anak pertama Pangeran Harry dan Meghan Markle.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas