Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, secara umum warga ibu kota telah mengikuti anjuran untuk tidak melaksanakan salat Idul Adha berjemaah.
Selain itu anjuran untuk melakukan pemotongan hewan kurban melalui rumah potong hewan (RPH), secara umum juga diikuti masyarakat
'Alhamdulilah warga Jakarta hari ini secara umum mentaati anjuran untuk menyelenggarakan salat Idul Adha di rumah dan kegiatan pemotongan dilakukan di RPH atau dilakukan oleh panitia saja," kata Anies saat menyerahkan sapi kurban di RPH Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (20/7/2021).
Anies mengatakan ada peningkatan jumlah sapi kurban yang dititipkan di RPH Dharma Jaya. Peningkatan itu sebanyak 30 persen dibandingkan dari tahun lalu.
"Ini menggambarkan masyarakat telah lebih sadar untuk menitipkan hewan kurban, mengingat kondisi pandemi di Jakarta kita sama-sama menyadari masih ada hari-hari berikutnya pemotongan hewan kurban masih berlangsung," ujarnya.
Karena itu ia kembali mengimbau agar segala proses pemotongan selama masa Idul Adha hingga hari tasyrik ke depan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti ketentuan soal pemotongan hewan kurban dan pembagian hasil pemotongannya insyaAllah dengan itu syariatnya terpenuhi dan keselamatan terjaga," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu, Guru hingga Ustaz Bisa Beri Penilaian Menu MBG
-
Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata
-
Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri
-
Kebijakan Iklim Dibuat untuk Warga Terdampak, Tapi Mengapa Mereka Jarang Dilibatkan?
-
Ibu Kota Lumpuh Akibat Protes, Presiden Bolivia Panik Potong Gaji 50 Persen untuk Redam Tekanan
-
Ditujukan untuk Sujarwo, Geger Paket Misterius Berisi Pocong Mainan di Kulon Progo