Suara.com - Akun Facebook Anis Rosita membagikan sebuah video berdurasi 1 menit 7 detik pada 5 Juli 2021, dengan klaim Raja Thailand dan istrinya bersholawat agar Corona hilang dari dunia dan negeri ini.
Selain Raja Thailand, terlihat beberapa tamu undangan lain yang turut berdoa di sana.
Berikut narasi yang beredar:
"Malu nggak? Malu nggak.. malu nggak ya malulah masa enggak.. di Indonesia didoain sama negara lain biar cepet hilang coronanya.. Sedangkan di luar negeri dll udah aman dari Corona. Yuk mari kita berdoa"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, video itu adalah video di tahun 2019 saat Raja Thailand Vajiralongkorn menghadiri acara Maulid Nabi pada April 2019.
Saat mengunggah tangkapan layar dari video tersebut, ditemukan gambar serupa terdapat di saluran Youtube NBT World, dengan judul “HM the King attends Maulid Nabi event”, diunggah pada tanggal 3 April 2019.
Dalam keterangan video berbunyi: “Siaran langsung Yang Mulia Raja memimpin Maulid Tahunan di Thailand tahun 1440 Hijriah, di Pusat Administrasi Urusan Agama Islam Nasional Chalerm Phrakiat, 3 April, 62 BE.”
Video yang diunggah sudah diedit dengan menambahkan suara shalawat dari Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.
Baca Juga: Penjual Ini Klaim Mie Ayamnya Bisa Cegah Covid-19 Lho, Penasaran?
Video serupa juga pernah dibahas dalam artikel turnbackhoax.id berjudul “[SALAH] Video Raja Thailand dan Istrinya bersholawat agar Corona hilang dari Dunia dan negeri ini.”, terbit pada 7 Juli 2020.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim Raja Thailand dan istrinya bersholawat agar Corona hilang dari dunia dan negeri ini adalah konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Penjual Ini Klaim Mie Ayamnya Bisa Cegah Covid-19 Lho, Penasaran?
-
Viral Jemaah Sebut Covid-19 Hanya Muncul di Rumah Sakit, Corona Tak Ada di Masjid
-
CEK FAKTA: Benarkah Habib Rizieq Lumpuh Total di dalam Penjara?
-
Heboh Mie Ayamnya Bisa Memutus Covid-19, Pedagang Keliling Ini Langsung Digeruduk Netizen
-
Jemaah Masjid Sebut Corona Cuma Muncul di RS, Siap Dipenjara karena Langgar PPKM
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
KPK Incar Keterangan Budi Karya Sumadi Terkait Skandal Suap Jalur Kereta Api DJKA
-
Gus Yaqut Lawan Status Tersangka KPK, Akui Berhasil Berangkatkan 241.000 Jemaah Haji
-
Ancaman PHK Gegara Impor Mobil Pick Up India, Buruh Minta KPK Turun Tangan Jaga Uang Rakyat
-
Pakai Pelat Diplomatik Palsu Kedubes Rusia, Avanza Veloz Terjaring di Tol Dalam Kota
-
Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko
-
Gus Yaqut Tuding Ada Cacat Prosedur Penanganan Kasus Kuota Haji Oleh KPK
-
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
-
WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI