Suara.com - Sebuah bus di Kroasia mengalami kecelakaan parah yang menewaskan hingga 10 penumpang. 44 orang lainnya yang juga berada di dalam di dalam bus dilaporkan terluka.
Menyadur Euro News Senin (26/07), penyebab kecelakaan ini adalah sopir tertidur ketika berada di belakang kemudi. Kecelakaan itu terjadi pukul 6 pagi di dekat kota Slavonski Brod di antara ibu kota, Zagreb dan perbatasan Serbia.
Pihak berwenang mengatakan sopir bus telah ditangkap setelah dia mengakui kehilangan kendali atas kendaraannya karena tertidur sekejap.
"Dia bilang dia tertidur sekejap," kata wakil jaksa lokal Slavko Pranjic.
Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan bus berada di rerumputan tepi jalan. Petugas pemadam kebakaran dan penyelamat ada di sekitar bus saat lalu lintas di jalan raya dihentikan.
Polisi mengatakan bus itu memiliki plat nomor Kosovo dan berada di rute reguler dari Jerman ke ibu kota Kosovo, Pristina, yang terletak di selatan Serbia.
Bus itu membawa 67 penumpang, termasuk anak-anak dan dua pengemudi di mana salah satunya meninggal. Kepala polisi Franjo Galic menyebut kecelakaan itu sebagai yang terburuk yang pernah ada.
44 orang yang terluka dirawat di rumah sakit di daerah tersebut. Kepala rumah sakit Slavonski Brod Josip Samardzic mengatakan delapan orang mengalami luka serius.
Menteri Kesehatan Vili Baros mengatakan ada 15 anak di bawah umur dan seorang gadis terluka parah. Semuanya dilaporkan sebagai penumpang bus.
Baca Juga: Kecelakaan Bus di Tol Pejagan-Pemalang, Tujuh Orang Tewas
Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic menyatakan kesedihan dan menyampaikan belasungkawa kepada kerabat korban tewas. "Kami berharap yang cedera akan pulih," cuit Plenkovic.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari