Suara.com - Siti Khotimah (59) mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 4215 PN tanpa mengenakan helm. Dia membawa kendaraan dari selatan ke arah utara.
Sesampai di salah satu ruas jalan raya Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, sepeda motornya mengalami kecelakaan. Siti ikut jatuh bersama sepeda motornya.
Akibatnya, warga Dusun Ketapang, RT 2, RW 1, Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu, mengalami luka parah pada bagian kepala. Dia meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Dalam laporan Beritajatim, polisi Mojokerto menyebut kecelakaan tersebut sebagai kecelakaan tunggal. Polisi menduga sebelum kecelakaan, sepeda motor mengalami selip.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar menyebut kecelakaan tunggal tersebut terjadi karena korban tidak menguasai kendaraan.
“Sehingga saat terjatuh, kepala korban langsung membentur aspal. Ini yang menyebabkan korban meninggal,” kata dia.
Saat ini, sepeda motor korban sudah dievakuasi ke kantor Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto, sementara korban dibawa ke RSUD Prof. dr. Soekandar, Kecamatan Mojosari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial