Suara.com - Meski kondisi kritis, Satlantas Metro Jakarta Pusat menetapkan pengendara motor gede (moge) berinisial TRH (23) sebagai tersangka. TRH terlibat kecelakaan di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, pada Minggu (26/7/2021) kemarin.
"Kami kenakan Pasal 360 dan kami tahan kendaraan bersama surat-suratnya," kata Kasat Lantas Metro Jakarta Pusat, AKBP Lilik Sumardi saat dihubungi wartawan, Senin (26/7/2021).
Lilik menuturkan, peristiwa tersebut berawal saat TRH bersama rekan-rekannya sesama pengendara moge melintas di jalur cepat. Pada saat itu sebuah motor Yamaha N-Max juga memasuki jalur cepat.
"Tadinya ada di jalur lambat, tapi masuk ke jalur cepat pada saat moge lewat ya, terjadi lah kecelakaan. Moge yang nabrak (motor N-Max) dari belakang ," kata Lilik.
Akibat kecelakaan itu, pengendara moge mengalami luka parah hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran. Kekinian kata Lilik, kondisinya dalam keadaan kritis.
Sementara pengendara sepeda motor N-MAX berinisal SP (45) dan yang diboncengnya FR (46) juga mengalami luka-luka.
"Untuk pengemudi sepeda motor Yamaha NMAX luka ringan, yang sepeda motor gede (moge) agak lumayan lukanya ada di RS Mitra Keluarga Kemayoran," jelasnya.
Seperti diketahui dalam video viral yang diunggah akun Instagram @Jakut.info, tampak sebuah moge berwarna merah tergelak jatuh di ruas Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran Jakarta Pusat. Tak jauh dari kendaraan itu tampak seorang terkapar.
Kecelakaan melibatkan dua kendaraan yakni sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi B 5121 TAY dan moge dengan nomor polisi B 6333 UGW.
Baca Juga: Ringsek! Ambulans Antar Pasien Kecelakaan di Cianjur
Dalam keterangan Jakut.info menuliskan keterangan.
"Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat Minggu (25/07/2021) sekitar pukul 10.00 WIB," tulis akun Jakut.info.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari