Suara.com - Pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat dilaporkan berkurang sebanyak 1.752 orang dalam sepekan terakhir, tingkat keterisian tempat tidur menjadi 40 persen.
Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian melaporkan pada Rabu (28/7/2021) hari ini saja pasien berkurang 251 orang, sehingga total yang dirawat menjadi 3.235 orang.
Ribuan pasien bergejala ringan hingga sedang itu tengah dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7.
"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif berjumlah 3.235 orang, terdiri dari 1.632 pria, 1.603 wanita. Semula 3.486 orang, berkurang 251 orang," kata Aris dalam keterangannya, Rabu (28/7/2021).
Sejak beroperasi 23 Maret 2020, RSD Wisma Atlet Kemayoran telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 122.059 orang.
Aris mengatakan sebanyak 118.824 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 117.322 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 964 orang, sementara pasien yang meninggal dunia 538 orang.
Sebanyak 170 pasien gejala ringan dan tanpa gejala yang dirawat di tower 1, 2 dan 3 Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara.
Lalu ada 277 pasien gejala ringan dan tanpa gejala yang dirawat di Rumah Susun Pasar Rumput, Jakarta Selatan.
RSKI Pulau Galang
Baca Juga: Pendengaran Lebih Sensitif Usai Sembuh dari Virus Corona, Bisa Jadi Gejala Long Covid-19
Jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi atau RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau, kini merawat sebanyak 331 pasien positif covid-19, bertambah 20 dari hari sebelumnya.
Sejak beroperasi 12 April 2020, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 15.151 orang, 14.820 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (7.481 orang), dirujuk ke RS lain (42 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (7.297 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Berita Terkait
-
11 Kecamatan di Simalungun Zona Merah, Total Terkonfirmasi Covid-19 Capai 1.960 Orang
-
Jalani Bayi Tabung, Wanita Ini Ambil Sperma Suami yang Sedang Kritis karena Covid-19
-
Viral, Pembeli Gorengan Baru Sadar Hasil Tes Positif Covid-19 Dijadikan Bungkus
-
Mati Suri karena Digusur, Cerita Indekos jadi Ruang Kelas Bagi Anak-anak Miskin di Grogol
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan