Suara.com - Persatuan Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat sudah ada 598 dokter yang gugur akibat pandemi Covid-19 di tanah air. Tim Mitigasi PB IDI mencatat per Rabu (28/7/2021) jumlah kematian dokter pada bulan Juli ini sudah mencapai 167 dokter gugur karena ledakan Covid-19.
Ini merupakan angka kematian dokter tertinggi dalam satu bulan selama pandemi.
"Ini kami khawatirkan di bulan ini jadi 600 dokter yang gugur akibat pandemi, banyak guru, adik, saudara kami yang harus gugur melawan pandemi ini," kata Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi IDI, Mahesa Paranadipa, Rabu (28/7/2021).
Rinciannya, ada 319 dokter umum yang gugur, 5 di antaranya guru besar.
Lalu dokter spesialis sebanyak 270 dokter, 29 di antaranya guru besar, dan 9 dokter residen.
Sementara, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) juga mencatat sudah ada 503 perawat yang gugur akibat terinfeksi Covid-19.
Mereka terdiri dari 9 perawat SPK, 288 perawat diploma, 153 perawat profesi ners, 30 perawat sarjana, 20 perawat magister, dan 4 perawat spesialis.
Berita Terkait
-
Covid-19 Meledak, 114 Dokter Indonesia Gugur Dalam 23 Hari di Juli 2021
-
Innalillahi... Sebanyak 13 Dokter di Solo Meninggal Terpapar Covid-19
-
545 Dokter Meninggal akibat Covid-19, Tim Mitigasi PB IDI: Beban Kerja Terlalu Berat
-
Covid-19 di Indonesia Mengkhawatirkan, PB IDI: Fasilitas Kesehatan Sudah Kolaps
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith