Suara.com - Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat mengatakan jika kondisi Misun, pedagang bakso yang sempat viral di media sosial karena melayani pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di hotel tidak terpapar alias negatif Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil swab PCR yang dijalani tukang bakso di Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat.
"Pedagang bakso kemarin sudah ketemu, sudah diperiksa di Tes PCR, hasilnya pak Misun (pedagang Bakso) negatif," katanya Tamo saat dihubungi wartawan Kamis (29/7/2021).
Sebelumnya, Misun sempat viral di media sosial karena melayani pasien Covid-19 yang sedang isolasi di Hotel Ibis Budget Daan Mogot, Pesing, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Misun berhasil diamankan untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada petugas dia mengaku, tidak mengetahui pembeli yang dilayaninya adalah pasien Covid-19.
"Tukang bakso itu enggak tau. Engga ngerti sama sekali (kalau yang dilayaninya itu pasien COVID-19)," jelas Tamo pada Rabu (28/7/2021) kemarin.
Diketahui, dalam unggahan foto dari akun Twitter @areajulid, terlihat ada enam orang yang diketahui pasien COVID-19 sedang antre membeli bakso dari balik pintu gerbang.
Mereka memang tidak keluar meninggalkan wilayah isolasi. Namun menurut Tomo hal tersebut berpotensi menularkan virus kepada orang lain.
Terkait sanksi kepada pihak pengelola hotel, Tomo mengatakan hanya berupa teguran.
"Ya enggak ada (sanksi). Kalau ditutup mau bagaimana itu yang isoman (isolasi mandiri)? Ya paling dikasih teguran saja. Kan itu tempat isoman, kalau ditutup mau ke mana (pasien COVID-19 yang isoman)?" ujar Tomo.
Baca Juga: Abang Tukang Bakso Ditangkap Layani Pasien COVID-19 di Pager Hotel Ibis Daan Mogot
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT