Suara.com - Bagi Keluarga penerima manfaat (KPM) bansos Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah memenuhi syarat dapat langsung mencari cara cek penerima bansos PKH 2021 di cekbansos.kemensos.go.id. Pada Juni 2021, Kemensos telah memvalidasi data untuk merilis penerima bansos 2021 termasuk PKH.
Cara cek penerima bansos PKH 2021
Secara online, cara cek penerima bansos PKH 2021 di cek.bansoskemensos.go.id adalah sebagai berikut:
- Kunjungi website cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat tinggal Anda.
- Ketikkan nama Anda sesuai KTP
- Masukkan 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kode
- Jika tidak jelas huruf kode, klik kotak kode tersebut untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol cari
- Sistem akan mencocokkan nama keluarga penerima manfaat (KPM) sesuai dengan wilayah yang diinput dan membandingkannya dengan nama yang ada dalam database kemensos.
Untuk Anda ketahui, penerima bansos PKH 2021 adalah orang-orang yang memenuhi syarat sebagai berikut.
- Warga tergolong miskin/rentan miskin
- Bukan anggota Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri.
- Kehilangan mata pencaharian karena pemutusan hubungan kerja akibat covid-19
Jumlah dana yang disalurkan
Adapun sasaran dana PKH 2021 yang akan disalurkan adalah sejumlah:
- Rp 3 juta untuk ibu hamil dan anak usia dini 0-6 tahun
- Rp 900 ribu untuk anak usia SD
- Rp 1,5 juta untuk anak usia SMP
- Rp 2 juta untuk anak usia SMA
- Rp 2,4 juta untuk usia lanjut mulai dari 70 tahun.
- Ada juga Rp 10,8 juta per keluarga khusus dengan kriteria tertentu
Bantuan tersebut akan cair dalam empat tahap yakni Januari, April, Juli, dan Oktober 2021. Bila Anda termasuk keluarga atau warga Indonesia yang memenuhi syarat di atas dan telah terdata, silahkan aplikasikan cara cek penerima bansos PKH 2021 di atas.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang Sepekan ke Depan, Ini Daftar Bantuan yang Bakal Dicairkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?