Suara.com - Kathy Hochul menjadi perempuan pertama yang akan menjabat gubernur New York untuk menggantikan Andrew Cuomo, yang pada Selasa (10/8) mengundurkan diri dalam skandal pelecehan seksual.
Sebagai letnan gubernur, yaitu posisi nomor 2 di negara bagian, Hochul dalam dua minggu lagi akan mengambil alih jabatan gubernur dari Cuomo.
"Sebagai seseorang yang telah menjalankan tugas di semua tingkat pemerintahan dan merupakan urutan berikutnya dalam pergantian kepemimpinan, saya siap memimpin sebagai Gubernur ke-57 Negara Bagian New York," tulis Hochul.
Hochul mengeluarkan pernyataan setelah Jaksa Agung New York Letitia James mengeluarkan hasil penyelidikan soal Cuomo.
Penyelidikan yang berlangsung lima bulan itu menyimpulkan bahwa Cuomo pernah melanggar hukum federal dan negara bagian dengan melakukan pelecehan terhadap 11 perempuan.
Hochul memiliki berbagai pengalaman politik yang telah mengantarkannya dari dewan sebuah kota di New York ke Capitol Hill di Washington.
"Saya setuju dengan keputusan Gubernur Cuomo untuk mengundurkan diri. Itu adalah keputusan yang tepat dan terbaik bagi seluruh warga New York," kata Hochul (62 tahun) di Twitter.
Kendati terpilih sebagai letnan gubernur pada 2014 melalui kubu Cuomo, kedua sosok itu jarang terlihat bersama-sama.
Hochul juga hampir tidak pernah terlihat di banyak konferensi pers yang diliput secara luas pada masa awal krisis virus corona.
Baca Juga: Sadis! Pria Amerika Tega Bunuh Dua Balita di Meksiko
"Letnan gubernur New York secara relatif adalah jabatan yang lemah," kata Christina Greer, profesor muda ilmu politik di Fordham University.
Namun, keberadaannya yang berjarak dengan Cuomo (63 tahun) kemungkinan menjadi berkah tersendiri saat ini maupun pada November 2022 --kalau Hochul memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai gubernur.
"Banyak orang menantikan tipe kepemimpinan yang tak berasa seperti racun atau perundungan," kata Greer. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Sadis! Pria Amerika Tega Bunuh Dua Balita di Meksiko
-
Dituduh Lecehkan 11 Perempuan, Gubernur New York Andrew Cuomo Resmi Mundur
-
Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Gubernur New York Andrew Cuomo Mundur
-
6 Pesona Jamie Robbins, Pevoli yang Persembahkan Emas Olimpiade untuk Amerika
-
Nissan Pasang Target Jual 40 Persen Kendaraan Listrik pada 2030
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi