Suara.com - Merebaknya percetakan kartu vaksin Covid-19 tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga melanda negeri Jiran Malaysia.
Menyadur World Of Buzz Rabu (11/8/2021) banyak warga Malaysia yang bergegas untuk mencetak sertifikat vaksinasi Covid-19 untuk menikmati fasilitasnya.
Di beberapa platform belanja online sudah banyak beredar layanan pencetakan sertifikat vaksinasi, tetapi mereka menegaskan bahwa kartu tersebut hanya sebagai kenang-kenangan dan bukan untuk penggunaan resmi.
Wakil Menteri Kesehatan Datuk Dr Noor Azmi Ghazali mengatakan bahwa warga yang akan melakukan perjalanan antarnegara bagian, antar kabupaten, atau melakukan kegiatan sosial lainnya tidak perlu mencetak sertifikat vaksin Covid-19.
Warga Malaysia hanya diminta menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 tersebut melalui aplikasi MySejahtera.
"Tidak perlu print sertifikat itu, cukup tunjukkan sertifikatmu di MySejahtera kepada petugas di roadblock dan mereka akan melihatnya secara detail." ujar Dr Noor Azmi dikutip dari Utusan.
"Selain itu, semua individu memiliki kartu vaksinasi dan itu bisa digunakan sebagai bukti. Selama ini hanya SOP yang ditetapkan pemerintah," sambungnya saat berkunjung ke Pusat Vaksinasi Dewan Kemas Gopeng.
Dr Noor Azmi menjelaskan, penjualan sertifikat vaksinasi palsu merupakan penipuan karena Kementerian Kesehatan (KKM) tidak pernah mengontrak pihak manapun untuk menerbitkan sertifikat tersebut.
"Selain investigasi yang dilakukan oleh PDRM, Kementerian Kesehatan juga akan menyelidiki masalah ini." jelas Dr Noor Azmi.
Baca Juga: Mobil Dinas Perhubungan Jakbar Antar 17 Jenazah Pasien Covid-19
"Penjualan sertifikat digital ini adalah penipuan dan dengan ini, orang dapat mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan dua dosis vaksin." lanjutnya.
Dia menyebutkan bahwa hanya ada satu kasus yang dilaporkan di Kedah sejauh ini dan kasus itu akan diselidiki berdasarkan undang-undang yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI