Suara.com - Cewek yang curhat ibunya menunjukkan sikap pilih kasih menjadi viral. Ia protes karena dirinya diperlakukan berbeda dengan saudara lelakinya.
Curhatannya ini menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Twitter @SeputarTetangga. Hingga berita ini dipublikasikan, postingan sedikitnya telah di-retweet 100 kali dan mendapatkan 500 tanda suka.
Cewek ini bercerita ibunya sering memperlakukan dirinya secara keras. Namun, sang adik lelaki kerap mendapatkan perlakuan berbeda.
Ia mengungkap bagaimana sang ibu sering memanjakan adik lelakinya. Cewek ini pun meyakini ibunya lebih menyayangi sang adik daripada dirinya.
"Mau cerita tapi bukan tetangga tapi keluarga sendiri. Kalian terutama yang cewek ngerasa gak sih kalau perlakuan ibu ke anak cewek itu jahat," tulis cewek ini seperti dikutip Suara.com, Minggu (15/8/2021).
"Bukan jahat sih, kaya keras aja gitu. Sedangkan ke adekku (btw adekku cowok) kayak dimanja, sering disayang pokoknya lah."
Cewek ini mencontohkan kejadian terbaru. Ia mengakui baru saja dimarahi sang ibu karena hanya mencuci piringnya sendiri.
"Dan barusan ini mamaku sempet marah ke aku karena masalah cucian. Marah-marah alasan kok aku ini cuma nyuci piringku sendiri, yang lain gak dicuci."
Tak sampai disitu, sang ibu sampai memarahi dirinya karena masalah rumah tangga. Ia diamuk karena tidak menyapu sampai memasak.
Baca Juga: Viral di TikTok Konsumsi Madu Beku, Ini Efek Sampingnya Menurut Ahli
"Kemarahan ibu merembet ke masalah nyapu, masak, dll. Marahnya itu bener-bener emosi banget mamaku."
Cewek ini mengatakan, ia memang kerap dimarahi ibunya. Namun, sang ibu sebelumnya tidak pernah marah sebesar ini.
"Sering marah ke aku, tapi gak pernah sampai separah ini."
Kemarahan sang ibu membuat cewek ini emosi. Ia memprotes dengan ngegas karena adik cowoknya tidak pernah diamuk seperti ini.
"Kampretnya ya, padahal adekku cowok juga nyuci piringnya sendiri. Tapi kagak dimarahi sampai kayak gini."
Padahal, adik cowoknya juga mencuci piringnya sendiri. Ia pun menulis dengan cukup ngegas jika dirinya merasa dianaktirikan.
Berita Terkait
-
Viral di TikTok Konsumsi Madu Beku, Ini Efek Sampingnya Menurut Ahli
-
Dagangan Hancur Tak Sengaja Disenggol, Penjual Telur Viral Dapat Bantuan
-
Pria Numpang Tiduran di Kamar Kos Teman, Syok Temukan Alat Ini di Guling
-
Viral, Video Ibu Menangis Sembari Membawa Sembako untuk Ditukarkan dengan Uang
-
Bungkus Makanan Prasmanan Pakai Kertas Nasi, Ada Menu Pelumas Seks
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil