4. Tidak Ada Barang Hilang
Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian, tidak ada barang berharga milik ibu dan anak yang hilang.
Namun, telepon seluler milik sang anak, Amalia dilaporkan menghilang.
"Dari hasil olah TKP tak ada barang korban yang hilang, kecuali HP anak perempuannya yang masih terus kita cari," kata dia.
5. Hasil Autopsi
Merujuk pada hasil autopsi sementara, tidak ditemukan adanya indikasi persetubuhan terhadap ibu dan anak itu.
"Kita juga melakukan pengecekan apakah terjadi persetubuhan atau tidak, ternyata tidak ada indikasi persetubuhan di sana," ungkap Suamrni.
6. Polisi Periksa 4 Saksi
Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus pembunuhan keji yang menimpa ibu dan anak di Subang itu.
Baca Juga: Misteri Ibu-Anak Tewas di Mobil Alphard, Korban Diduga Kenal Pelaku dan Sempat Bertikai
Hingga kini sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangan oleh kepolisian.
Mereka adalah suami sekaligus ayah korban, ketua RT setempat, salah satu anggota keluarga suami dan petugas perbakan jalan yang melihat penemuan korban.
7. Baju Saksi Ada Bercak Darah
Polisi mengantongi beberapa barang bukti dari TKP. Salah satunya adalah baju yang terdapat bercak darah.
"Kami mengumpulkan barang-barang bukti di TKP, termasuk baju yang dikenakan salah satu saksi, di mana baju tersebut ada bercak darah," ujar Sumarni.
8. Identitas Pelaku Dikantongi
Teka-teki kematian ibu dan anak di Subang perlahan mulai menemukan titik terang. Polisi mengaku sudah mengantongi sederet bukti yang menunjuk pada satu pelaku.
"Sementara kami masih mengumpulkan bukti-bukti, tapi sudah ada tanda-tanda menjurus ke pelaku. Tapi hingga kini kami masih belum bisa menyampaikannya ke publik," kata Sumarni.
Dari hasil pemeriksaan sementara, ia menduga pelaku pembunuhan tersebut merupakan orang dekat atau yang dikenal oleh korban.
"Diperkirakan orang yang dikenal ya," katanya.
Demikian fakta-fakta pembunuhan di Subang korbannya ibu dan anak ditemukan di dalam bagasi mobil Alphard.
Berita Terkait
-
11 Fakta Unik Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
-
7 Fakta Penipuan Umrah Hanania Travel: Rugikan 128 Orang Senilai Rp12 Miliar
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
5 Fakta Unik Partai Kecoak di India yang Viral, Sampai Salip Followers Partai Penguasa
-
Pabrik BYD Subang Masuki Tahap Finalisasi Demi Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah