Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kegiatan vaksinasi untuk Warga Negara Asing (WNA) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/8/2021). Dalam kesempatan itu, Anies menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah WNA di lokasi.
Salah satu WNA yang ditemui adalah seorang pria dari Ghana. Anies bertanya kepada pria itu sejak kapan ada di Jakarta.
"Since last year (Sejak tahun kemarin)," ujar WNA itu.
"Since the beginning of pandemi?" tanya balik Anies.
Pria bertopi putih itu langsung mengiyakan. Selanjutnya pria itu menceritakan dia tidak bisa pulang ke negaranya karena aturan pembatasan sosial.
"I see, so you stuck here? (Saya mengerti, jadi kamu terjebak di sini?" tanya Anies lagi.
Pria itu langsung menjawab iya sambil tertawa.
Selanjutnya mantan Mendikbud ini menanyakan dari mana mengetahui kegiatan vaksinasi ini.
Sambil bersiap disuntik, pria yang baru pertama kali ke Indonesia itu mengaku tahu dari pengumuman di media sosial. Selanjutnya ia mendaftar lewat sebuah instansi.
Baca Juga: Level PPKM Jakarta dan Kasus Covid Menurun, Anies: Jadi Semua Adalah Berita Baik
Usai meninjau, Anies berharap kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta ini bisa membantu para WNA mendapatkan vaksin di Jakarta. Khususnya bagi WNA itu, diharapkan vaksinasi bisa membantunya memenuhi persyaratan untuk bisa kembali pulang ke negaranya.
"Jadi sejak bulan Maret dia sampai sekarang di indonesia tidak bisa bepergian, tidak bisa pulang dan dapat vaksin hari ini mudah-mudahan bisa jadi sarana untuk pulang ketemu keluarganya lagi setelah satu tahun menunggu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak