Suara.com - Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Maarif menuntut kasus penodaan agama ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. Pihaknya juga mendesak kepolisian untuk segera menangkap Youtuber bernama Muhammad Kece karena diduga telah menistakan agama Islam.
"Bahwa kami menuntut pemerintah, khususnya kepolisian dan kejaksaan serta kehakiman agar bersikap tegas dan sigap untuk menangkap, menahan serta mengadili siapa saja tanpa terkecuali yang menistakan agama apa saja di Indonesia. Hal ini sesuai amanat UU anti penodaan agama yang tertuang dalam perpres nomor 1 tahun 1965 dan KUHP pasal 156 A," kata Slamet dalam pernyataan sikapnya di Masjid Baiturrahman, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021).
Slamet menyampaikan, bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan tindakan penodaan agama. Jika tidak, kata dia, jangan salahkan publik main hakim sendiri terhadap pelaku penista agama.
Slamet menambahkan, pernyataan sikapnya tersebut ditujukan untuk semua kasus penodaan agama. Termasuk kasus terbaru, yakni Muhammad Kece.
"Kami menuntut ditindak siapa saja yang melakukan penodaan kepada agama dan agama apa saja. Nah kalau sekarang sedang marak dan viral meluasnya kecaman terhadap Muhammad Kece. Karena Muhammad Kece terindikasi kuat, alat bukti, dan video-video yang beredar sangat menista agama Islam," ujarnya.
"Ya itu jadi pertaruhan kepolisian apakah akan dibiarkan atau diproses, sebab ini menjadi catatan dan pantauan umat beragama di Indonesia," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter