Suara.com - Apakah kalian masih sering bingung dengan penandaan waktu internasional, AM dan PM? Apa perbedaan AM dan PM? Simak penjelasannya berikut ini.
Istilah AM dan PM ini kerap kali membingungkan orang. Apalagi bagi masyarakat Indonesia yang tidak terbiasa memakai istilah internasional ini.
Maka dari itu, kalian perlu tahu apa arti AM dan PM. Namun sebelumnya, kalian harus paham juga sejarah AM dan PM. Tak perlu mengulas tentang istilah AM dan PM serta perbedaanya, mari simak!
Pengertian AM dan PM
Sebelum kita lebih jauh tentang perbedaan antara keduanya, terlebih dahulu kita akan membahas arti dan sejarah AM dan PM. Secara umum AM dan PM adalah sebuah istilah yang merujuk kepada penandaan waktu di berbagai belahan dunia, terlebih bagi negara yang menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan di Indonesia sendiri indikator penunjuk waktu menggunakan format penulisan 24 jam.
PM adalah singkatan yang diambil dari bahasa Latin yang memiliki makna ‘Post Merideim’ atau dalam bahasa Inggris memiliki arti ‘after mid day’ atau setelah setengah hari.
Kesimpulan yang kita dapatkan, PM adalah menunjukkan waktu pada saat itu bertepatan mulai dari tengah hari (siang hari), sore sampai malam hari sebelum tengah malam atau juga dikenal dengan midnight. Dalam format penulisan 24 jam waktu PM dimulai pukul 12.00 sampai 23.59 WIB.
Arti AM
Baca Juga: Mengenal Istilah Inflasi Gaya Hidup, Salah Satu Penyebab Anak Muda Susah Nabung
Secara pembahasaan keduanya memiliki arti yang sama, yakni sebagai indikator penunjuk waktu. Namun yang menjadi pembeda adalah pada pembagian waktu. Jika waktu PM dimulai dari tengah/siang hari sampai tengah malam, AM dimulai mulai dari tengah malam dan berakhir tepat pada sebelum tengah hari (siang).
Dalam bahasa Latin, AM adalah singkatan dari ‘Ante Meridiem’ atau yang dalam bahasa Inggris memiliki makna ‘before mid day’, dalam bahasa Indonesia artinya sebelum tengah hari. Artinya waktu yang dimasukkan ke dalam kategori AM adalah mulai pukul 00.00 – 11.59 WIB.
Sejarah AM dan PM
Menyadur dari beberapa sumber, AM dan PM yang diambil dari bahasa Latin sudah digunakan oleh leluhur kita sebagai penunjuk waktu tertentu sejak zaman Mesir Kuno, kurang lebih pada tahun 1500 SM. Barulah pada sekitaran tahun 1640 istilah PM baru mulai digunakan dan disusul oleh penggunaan AM pada tahun 1760-an.
Istilah AM dan PM mulai populer pada abad 17 karena kala itu masyarakat Inggris menggunakan jam analog, yang artinya hanya dapat menunjukkan waktu selama 12 jam.
Perbedaan AM dan PM
Berdasarkan penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa ada perbedaan penggunaan AM dan PM, secara singkatnya AM digunakan mulai pukul 00.00 – 11.59 sedangkan PM digunakan mulai pukul 12.00 – 23.59.
Demikian adalah ulasan tentang perbedaan AM dan PM lengkap dengan sejarah dan artinya, semoga dapat memberikan wawasan baru untuk anda sekalian.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II