Suara.com - Hingga kini, pemerintah masih akan terus menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Bansos tersebut di antaranya dianggarkan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang nilainya meningkat dari Rp 699 triliun hingga ke kisaran Rp 744 triliun. Bantuan pemerintah tersebut diberikan melalui kementerian terkait, seperti Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), dan lain sebagainya.
Terdapat 6 bantuan pemerintah yang masih akan diberikan di bulan September 2021. Apa sajakah itu? Berikut ini daftar bansos September 2021 selengkapnya:
- Subsidi listrik PLN
Pemerintah kembali memperpanjang subsidi listrik hingga bulan Desember 2021 mendatang. Perpanjangan pemberian bantuan tersebut telah disampaikan oleh Kementerian ESDM. Alasannya adalah karena PPKM masih diberlakukan di Jawa-Bali. Stimulus listrik merupakan program pemberian diskon tarif listrik pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri sebagai bagian rangsangan ekonomi akibat pandemi Covid-19. - Bantuan kuota internet
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengatakan, bahwa bantuan kuota internet ini akan disalurkan secara berkala setiap bulannya pada tanggal 11-15. Dimulai dari tanggal 11-15 September, 11-15 Oktober, lalu 11-15 November 2021. Kuota bantuan internet ini berlaku selama 30 hari sejak diterima. Bantuan kuota internet diberikan untuk mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada 26,8 juta siswa dan tenaga pengajar dari berbagai jenjang pendidikan. - Bantuan Subsidi Upah/Gaji (BSU)
BSU Tahap 1-3 telah disalurkan, dan kini masyarakat menunggu tahap 4. Penerima bantuan adalah para pekerja/buruh yang terdampak pandemi covid-19. Bantuan pemerintah ini akan ditransfer melalui rekening. Bantuan ini sebenarnya adalah subsidi gaji/upah sebesar Rp 500.000 untuk dua bulan yang dibayarkan sekaligus, sehingga penerima bantuan akan mendapatkan Rp 1 juta. - Program Keluarga Harapan (PKH)
Dalam rapat terbatas mengenai evaluasi PPKM Darurat yang diselenggarakan di Istana Merdeka pada tanggal 18 Juli 2021 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa program PKH masih berlangsung hingga Desember 2021 mendatang. Total sasaran program ini adalah hingga 10 juta keluarga. Karena rata-rata anggota keluarga 4 orang, maka total penerima 40 juta orang. Total anggaran untuk program ini adalah sebesar Rp 28,31 triliun. - Kartu Sembako
Program Kartu Sembako juga masih akan berjalan di bulan September ini. Hal ini telah disampaikan dalam kesempatan yang sama oleh Sri Mulyani. Setiap keluarga akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan dari Januari hingga Desember mendatang. - Kartu Prakerja
Program Kartu Prakerja yang dimulai sejak tahun lalu masih dilanjutkan hingga saat ini. Dalam rapat terbatas disebutkan Sri Mulyani bahwa program tersebut akan dibuka lagi untuk target 2,8 juta peserta. Kini masyarakat masih menantikan pembukaan Prakerja Gelombang 20 yang kemungkinan akan segera dibuka bulan September ini.
Itulah daftar lengkap bantuan pemerintah di bulan September 2021.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Bansos PKH dan Sembako Sudah Cair di Bulan Ramadan
-
Pemerintah Mulai Groundcheck Data BPJS PBI, Gus Ipul Minta Tak Ada Orang Titipan
-
1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos
-
Cara Cek Desil Bansos dengan Mudah, Periksa Sekarang Jangan Sampai Terlewat!
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!