Suara.com - Seorang wanita viral di media sosial dan menggemparkan sebuah bandara di Amerika Serikat karena ia mengenakan bikini ketika akan menaiki pesawat.
Detik-detik wanita yang hanya mengenakan bikini tersebut diunggah ke media sosial Instagram, salah satunya @humansofspiritairlines.
"Ketika Anda mengadakan pesta biliar di siang hari dan ada penerbangan Spirit Airlines pada pukul 04.00 sore," tulis akun tersebut.
Hingga saat ini, video tersebut sudah mendapat lebih dari 5.000 like dari warganet yang menontonnya.
Dalam video tersebut tampak seorang wanita mengenakan bikini berwarna hijau dan mengenakan masker tampak santai berjalan di sebuah bandara.
Wanita berbikini tersebut tampak tidak menghiraukan perhatian dari warga yang melihatnya. Ia juga tampak santai berjalan sembari menggenggam teleponnya.
Video tersebut langsung mengundang beragam komentar warganet. Banyak dari mereka yang mengolok-olok wanita tersebut.
"Aku akan meminta petugas satu menyuruhnya duduk di sampingku," tulis seorang warganet.
"Dia bisa duduk di sebelahku!" timpal warganet lainnya.
Baca Juga: Viral Nenek Penjual Ubi Ketiduran Sambil Bawa Payung, Pembeli: Jangan Ditawar Lagi
Menyadur The Independent Senin (6/9/2021), Administrasi Penerbangan Federal AS (FFA) memutuskan bahwa semua penumpang udara di atas usia dua tahun harus mengenakan masker.
Para penumpang tersebut harus mengenakan masker saat berada di bandara AS mana pun dan di semua rute penerbangan.
Aturan FAA tersebut diperpanjang pada bulan Agustus, dan setiap orang yang melanggarnya akan didenda mulai dari 250 dolar (Rp 3,5 juta) hingga 1.500 dolar (Rp 21,3 juta).
Belum diketahui apakah wanita tersebut merupakan penumpang Spirit Airlines atau maskapai lain dan belum diketahui dimana tempat kejadian.
Ketika dimintai keterangan terkait video viral tersebut, pihak maskapai Spirit Airlines menyangkal jika wanita itu adalah salah satu penumpangnya.
"Video itu bisa diambil kapan saja atau di mana saja dan tidak memiliki karakteristik identitas maskapai mana pun." jelas Spirit Airlines kepada New York Post.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live