Suara.com - Sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di Makedonia Utara.
Menyadur Euro News Kamis (9/9/2021), kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (8/9/2021) malam waktu setempat di sebuah rumah sakit darurat Covid-19 di kota barat Tetovo.
Kebakaran tersebut juga melukai para perawat dan pasien rumah sakit tersebut, namun sudah dipindahkan ke rumah sakit di ibu kota Skopje.
Perdana Menteri Makedonia Utara Zoran Zaev membenarkan kebakaran rumah sakit Covid-19 tersebut namun belum mengetahui penyebabnya.
Dalam sebuah pernyataan, Zoran Zaev juga mengungkapkan jika terjadi ledakan sebelum kebakaran.
"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan kerabat korban dan berharap agar korban luka cepat pulih," kata Zaev.
Kebakaran tersebut diduga dipicu ledakan tabung oksigen yang digunakan untuk merawat pasien Covid-19.
Belum diketahui berapa jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit darurat tersebut ketika terjadi kebakaran.
Makedonia Utara sedang berjuang melawan gelombang Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir. Kurang dari 30% populasi telah divaksin.
Baca Juga: WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan, akan Bertahan seperti Flu?
Negara tersebut telah melaporkan lebih dari 180.000 kasus Covid-19 dan 6.153 kematian sejak awal pandemi.
Kementerian kesehatan mengatakan kota Tetovo menjadi kota dengan jumlah rawat inap dan kematian tertinggi.
Pejabat kesehatan menyalahkan jika keterlambatan vaksin menyebabkan tekanan besar pada rumah sakit pada bulan Agustus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat