Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang wanita meminta bantuan beberapa orang untuk membongkar isi truk sampah.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id, Jumat (10/9/2021) tampak wanita tersebut sedang mengais sampah bersama beberapa petugas.
Mereka diketahui tengah mencari bungkusan berisi perhiasan emas yang tak sengaja terbuang bersama sampah oleh sang pemilik.
Peristiwa ini terjadi di Malaysia, di mana seorang wanita mengaku tak sengaja membuang perhiasan ke tong sampah. Total prhiasan itu disebut sejumlah 70.000 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 240 juta.
Berhasil temukan perhiasan emas
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook Idda Melisa dan langsung viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak sang pemilik akhirnya menemukan kotak berwarna hijau yang di dalamnya diduga berisi emas.
Ia lantas mencuci kotak yang ditemukan di tumpukan sampah tersebut sebelum membukanya.
Saat kotak itu dibuka, tampak beberapa bungkusan yang berisi perhiasan emas. Wanita tersebut tampak girang bukan main seusai menemukan kembali perhiasannya yang terbuang.
"Saya sangat bersyukur saya menemukan mereka," kata wanita tersebut dalam video yang diunggah, dikutip Suara.com, Sabtu (11/9/2021).
Baca Juga: Limbah Tambang Emas Rusak Lahan Pertanian
Beberapa orang di sekitar tempat kejadian ikut bergembira atas temuan tersebut.
"Alhamdulillah jumpa balik," kata salah seorang dalam video itu.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyoroti peran para petugas yang membantu menemukan kembali emas milik wanita tersebut.
"Dikasih dong tukang sampahnya, buat beli nasi padang. Kalau masih rezeki akan kembali lagi ke kita," komentar salah seorang warganet.
"Alhamdulillah, sebagian di kasihin ke bapak-bapak yang ngangkut sampah buu, kasihan sudah diacak-acak," ujar warganet lain.
Berita Terkait
-
Aksi Tak Terduga Pria saat Naik Motor, Endingnya So Sweet Banget!
-
Heboh Miliarder Malaysia Nikahi Asisten 23 Tahun Lebih Muda dan Berita Terpopuler Lainnya
-
Limbah Tambang Emas Rusak Lahan Pertanian
-
Tergiur Tindik Telinga Harga Terjangkau, Wanita Menyesal Endingnya Harus Operasi
-
Mengandung Bawang, Viral Video Pria Penuh Kasih Ingatkan Siapa Dia ke Ibunya yang Pikun
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!
-
Motif Asmara, Polres Metro Bekasi Bekuk Penculik Anak di Bus di Bandung
-
Fakta Baru Kasus Ibu Dibunuh Anak karena Tak Diberi Uang Rp39 Juta di Mataram, Pelaku Positif THC
-
Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri Siti Nurbaya, Terkait Penyidikan Tata Kelola Sawit
-
Mensesneg Baru Terima Surat Resmi dari DPR: Adies Kadir ke MK, Thomas Djiwandono ke BI
-
Pesawat TNI AL Bonanza G36 Crash Landing di Juanda, Awak Selamat dan Hanya Alami Kerusakan Ringan
-
Apa Kata Pemerintah Soal Drama Bursa? Mensesneg Ungkap Pelajaran dari Mundurnya Iman Rachman
-
Konflik Agraria Padang Halaban: Realita Hak Anak Ikut Tergusur Bersama Rumah Warga
-
PKS Dukung Ambang Batas Parlemen Tetap Ada, Kritisi Usul Fraksi Gabungan Partai