Suara.com - Momen Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang terperosok ke selokan menjadi viral. Peristiwa ini terjadi saat Anies sedang melakukan blusukan di salah satu kawasan ibu kota.
Video detik-detik Anies terjatuh itu dibagikan oleh akun Twitter @heeburan. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 12 ribu kali, di-retweet 230 kali dan mendapatkan 425 tanda suka.
"Ups. Kasihan Pak Anies," tulis akun ini sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Sabtu (11/9/2021).
Dalam video, Anies sedang melakukan kunjungan kerja di salah satu kawasan DKI Jakarta. Kedatangannya itu disambut massa dan sejumlah wartawan.
Anies kemudian berjalan dengan didampingi sejumlah pengawal. Jalanan yang dilewati orang nomor satu di DKI Jakarta itu sendiri cukup sempit.
Pasalnya, di sisi kanan terdapat tenda yang begitu panjang sehingga memakan tempat luas. Sedangkan di sisi kiri terdapat selokan.
Anies yang melewati jalan sempit itu sampai harus berjalan mepet di dekat selokan. Hal ini disebabkan karena ia berjalan bersama rombongan staf yang mendampinginya.
Selain itu, padatnya warga sampai wartawan yang menyambut di depannya membuat pergerakannya tidak leluasa. Anies juga berusaha membalas sambutan warga dan tidak fokus melihat jalan.
Alhasil, ia tidak sadar jika kakinya sudah melangkah ke selokan. Anies pun hampir terperosok ke dalam selokan. Beruntung, sejumlah petugas menangkap tubuhnya sebelum jatuh.
Baca Juga: Viral! Lumba-lumba Terdampar, Bukan Diselamatkan Malah Dibawa ke Pasar
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu pun tidak sampai tersungkur. Ia hanya terlihat seperti sedang tersandung berkat bantuan orang-orang di sisinya.
Momen itu semakin mendapatkan sorotan warganet akibat ucapan perekam video. Perekam video itu terdengar meminta Anies berhati-hati setelah jatuh.
"Hati-hati," kata perempuan yang merekam video tersebut.
Ucapan itu langsung menuai beragam komentar warganet. Mereka menilai seharusnya pesan itu disampaikan saat Anies belum terjatuh.
Sementara itu, sebagian warganet lainnya justru menuliskan komentar kocak mengenai selokan tersebut.
"Sudah jatuh baru ngomong hati-hati," komentar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Lumba-lumba Terdampar, Bukan Diselamatkan Malah Dibawa ke Pasar
-
Ibu Mendadak Buka Pintu, Hal yang Dilakukan Anak Gadisnya di Kamar Mengejutkan
-
Viral Curhat Diskriminasi MC Perempuan, Niluh Djelantik Kritik Gubernur Bali Lewat Surat
-
Viral Curhatan Cewek Berhijab, Foto dan Nomor WA Disebar ke Grup Pemersatu Bangsa
-
Konsep Foto Prewedding Bikin Ngelus Dada, Cewek Gendong Calon Suami di Pundak
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba