Suara.com - Seorang perempuan di Meksiko melaporkan tetangganya karena dituduh merayu suaminya dengan menggantung celana dalam di depan halaman rumahnya.
Menyadur The Sun Rabu (15/9/2021), Yuvitza E melapor kepada polisi jika tetangganya sengaja menjemur pakaian dalamnya untuk merayu suaminya.
Yuvitza mengatakan kepada polisi bahwa dia ingin membuat laporan resmi terhadap tetangganya yang diketahui perempuan berusia 23 tahun.
Yuvitza bahkan menyebut tetangganya tidak tahu malu dan dianggap melanggar moral dan kesusilaan karena menjemur pakaian dalamnya di halaman rumah.
Wanita berusia 42 tahun itu menjelaskan jika ia mendapati suaminya sering menatap perempuan tersebut saat ia sedang menjemur pakaian dalam.
Dia mengatakan bukan kebetulan bahwa wanita berusia 23 tahun itu mencuci celana dalamnya setiap hari Sabtu ketika suaminya libur.
Yuvitza juga menjelaskan kepada petugas bahwa dia sudah berulang kali meminta tetangganya untuk berhenti merayu suaminya.
Menurut laporan media setempat, polisi menolak laporan Yuvitza dan menjelaskan jika tetangganya itu tidak melakukan kejahatan.
Mereka juga menyarankan dia untuk mendiskusikan masalah ini bersama suami dan tetangganya untuk menghindari pertengkaran lebih lanjut.
Baca Juga: Sempat Ditembak, Oniara Pembunuh 2 Polisi di Papua Meninggal Sebelum Bersidang
Bukan hanya di Meksiko, kasus terkait celana dalam juga terjadi di Jepang. Seorang pria ditangkap setelah mencuri 700 potong celana dalam dari binatu.
Tetsuo Urata dituduh mencuri 730 potong celana dalam wanita dari berbagai laundry di kota Beppu.
Kasus tersebut terungkap setelah seorang mahasiswi yang tidak disebutkan namanya melapor ke polisi jika celana dalamnya dicuri.
Pria 56 tahun tersebut dilaporkan mencuri enam potong pakaian dalam mahasiswi tersebut ketika ia sedang berada di laundry pada 24 Agustus.
Tak lama setelah laporan tersebut diterima, polisi kemudian menggeledah rumah Urata dan secara mengejutkan ditemukan 730 potong pakaian dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat
-
Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya
-
Meski Kasus Ditutup, Polisi Tetap Telusuri Asal Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
-
Terkuak! Polisi Temukan Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah
-
Kejari Sleman Resmi Hentikan Perkara Hogi Minaya, Suami yang Bela Istri dari Jambret
-
Usai Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bantah Beri Kuota Haji Khusus ke Maktour
-
Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!