Suara.com - Dua hari setelah Korea Utara menembakkan rudal jelajah, negeri yang dipimpin Kim Jong Un ini meluncurkan rudal balistik di lepas pantai timur pada hari Rabu.
Menyadur CNBC Rabu (15/9/2021), hal ini langsung memicu kecaman dari Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.
Ia mengutuk peluncuran rudal itu dan menyebutnya sangat keterlaluan sembari mengatakan 'ancaman bagi perdamaian dan keamanan kawasan itu'.
“Itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, dan saya sangat memprotes dan mengutuk ini,” katanya seraya menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau daerah tersebut.
“Kami akan bekerja sama dengan AS, Korea Selatan, dan negara-negara lain yang peduli untuk secara tegas melindungi kehidupan warga kami dan kehidupan damai mereka,” kata perdana menteri.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan badan intelijen lokal dan AS sedang melakukan analisis rinci.
Korea Selatan akan mengadakan pertemuan darurat mengenai peluncuran rudal balistik pada Rabu sore, NBC melaporkan.
Juru bicara kepresidenan, Park Kyung-mi mengatakan Presiden Moon Jae In segera diberitahu tentang peluncuran itu.
"Presiden akan mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional dengan anggota komite tetapnya setelah kembali dari jadwal luarnya hari ini,” katanya.
Baca Juga: Usai Uji Rudal Jarak Jauh, Korea Utara Kini Tembakkan Rudal Balistik
Menurut Leif-Eric Easley, profesor di Universitas Ewha di Seoul, proyektil itu dipakai untuk menekan China karena peuncuran bertepan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Seoul.
Dia menambahkan bahwa uji coba rudal bertentangan dengan harapan internasional untuk berdialog dan Korea Utara terus mengembangkan rudal, didorong oleh strategi keamanan dan faktor teknis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar