Suara.com - Sepasang suami istri di China menjadi pasangan paling sebentar setelah bercerai hanya satu jam setelah melangsungkan pernikahan.
Menyadur World Of Buzz Rabu (15/9/2021), pasangan pasangan muda tersebut berasal dari Provinsi Yunnan.
Selain bercerai, sang istri juga menuntut ganti rugi sebesar 300.000 yuan (Rp 663,3 juta) dari mantan suaminya.
Menurut laporan Global Times, yang pertama menggugat cerai adalah pihak suami. Ia mengajukan gugatan cerai segera setelah pernikahan.
Pria itu mengaku awalnya tidak ingin menikah, namun terpaksa melakukannya setelah ia mendapat ancaman dari pihak mempelai wanita.
Pria tersebut juga mengklaim bahwa dia telah putuh hubungan sebelum pernikahan itu digelar, namun dia berulang kali melecehkannya.
Karena terus ditekan oleh wanita tersebut, sang pria akhirnya memutuskan untuk menikah, namun dengan terpaksa.
Tak terima diceraikan setelah menikah, wanita itu menuntut ganti rugi sebesar 300.000 yuan (Rp 663,3 juta). Ia juga menuduh jika pria tersebut telah berselingkuh sebelum menikah.
Karena mereka gagal untuk menyetujui perceraian, mereka membawa kasus mereka ke pengadilan.
Baca Juga: Klaim Banyak Kasus Tipu-tipu, China Perketat Regulasi Soal Iklan Perawatan Kecantikan
Namun, pengadilan menolak untuk mengabulkan permohonan cerai pasangan tersebut karena didasari rasa emosional.
Pengadilan juga mengungkapkan jika pria tersebut tidak bisa membuktikan bahwa hubungan mereka telah rusak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!