Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN akan menyelenggarakan peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) 2021. Rencananya, puncak acara akan dilaksanakan di Puncak, Bogor, Jawa Barat pada 8 November 2021.
Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilakukan adalah seminar dan webinar, kemudian syukuran dan kegiatan olahraga yang bertemakan tentang agraria serta melakukan penanaman pohon sebagai bentuk penghijauan.
"Tema perayaan Hantaru 2021 adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional," tutur Direktur Jenderal Pengendalian dan Pengembangan Pertanahan, Embun Sari dalam Konferensi Pers secara virtual pada Kamis, (23/9/2021).
Embun menjelaskan, tema ini diambil melihat turunnya investasi di Indonesia akibat wabah pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir. Kementerian ATR/BPN di sini akan berupaya mempermudah investasi. Caranya dengan terus memperbaiki beberapa regulasi.
"Yang kedua pemulihan ekonomi nasional, BPN punya peran dalam percepatan. Kami sedang memperbaiki beberapa regulasi dalam rangka mempermudah investasi. Misalnya seperti untuk pendaftaran tanah, ini akan menjamin pelayanan bagi masyarakat atau haknya, kedua adalah percepatan pengadaaan tanah," katanya.
Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya akan melaunching bank tanah. Kementerian ATR/BPN akan mengelola tanah-tanah negara yang tidak digunakan.
"Contohnya tanah yang sedang dispute atau tanah terlantar, fungsi bang tanah ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kantor BPN Pandeglang Lockdown, COVID-19 Banten Menggila!
-
Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang Terhambat Ganti Rugi, Pemerintah Lakukan Ini
-
Ruangan di Gedung BPN Klaten Terbakar, Sertifikat dan Dokumen Penting Aman
-
Buronan Kasus Pungli, Mantan Kepala BPN Sanggau Akhirnya Diringkus
-
BPN Sertifikasi 1.134 Persil Tanah Pemda di Lampung dan PLN
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang