Meski dirinya seorang tukang kebun, ia sudah berfoto bersama tujuh Presiden.
Yakni mulai dari era Presiden Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden Jokowi.
"Alhamdulillah sudah ketemu dan sudah foto bareng malah dengan Presiden dari mulai Pak Soeharto, sampai Pak Jokowi," ucap Taufik yang terus menyiram tanaman.
Bekerja menjadi seorang tukang kebun Istana baginya adalah kebanggaan karena bisa berkesempatan bertemu dengan Presiden.
Sambil terus menyiramkan tanaman, pria yang memiliki dua putra ini menceritakan meski bekerja di Istana, dirinya tidak dengan mudah bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia.
Sebab kata Taufik, ada momen di mana dirinya bisa berkesempatan bertemu Presiden.
Momen tersebut yakni dari saat Presiden menggelar open house, halal bihalal hingga saat Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Dari situlah ia berkesempatan bisa bersalaman hingga berfoto bersama. Kenangan-kenangan foto bersama Presiden pun ia simpan di rumahnya.
"Ada semua di rumah foto-fotonya," ucap Taufik.
Saat Presiden Keluar dari Gedung
Baca Juga: Perpanjangan PPnBM DTP Diharap Mampu Mendongkrak Utilisasi Otomotif
Taufik bercerita bahwa ketika presiden keluar dari gedung dari Istana Negara, Istana Merdeka, Kantor Presiden, tukang kebun atau petugas kebersihan diminta untuk masuk ke dalam. Sehingga lokasi yang dilewati Presiden steril.
Selain itu, jalanan di Istana Kepresidenan yang akan dilewati Presiden juga harus bersih.
"Ya paling kalau lagi bersihin tanaman, terus Presiden mau keluar, ya suruh ngumpet (masuk ke dalam) Bapak mau lewat. Sebelum Bapak (Presiden) lewat disapu dulu dibersihin," katanya.
Ia pun pernah mendapatkan teguran karena masih ada dedaunan yang berjatuhan meski sudah ia bersihkan.
"Pernah ditegor sama Danplek (Komandan Komplek). Disuruh nyapu lagi karena Bapak (Presiden) mau keluar. Danplek bilang "Tolong disapu ya, Pak. Bapak Presiden mau lewat," kata Taufik.
Tak Ada Perbedaan
Taufik menuturkan selama bekerja sebagai tukang kebun, tak ada perbedaan. Sebab kata dia, semua Presiden ramah kepada petugas kebersihan, tukang kebun dan petugas lainnya
"Nggak ada bedanya mba sama saja. Semua presiden baik kepada petugas di sini," ucap Taufik.
Tanaman Milik Presiden
Taufik mengatakan bahwa tidak ada perawatan khusus untuk merawat tanaman di Kompleks Istana Kepresidenan.
Meski ada pohon yang ditanam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di halaman, belakang Istana Merdeka.
"Yang setahu saya sih tanaman Presiden di dalam. Ada Pohon Trembesi yang ditanam sama pak SBY. Nggak ada perawatan khusus biasa saja disiram, dikasih pupuk. Dulu kecil, sekarang pohonnya sudah gede," ucap Taufik.
Bersyukur
Menurutnya menjadi tukang kebun selama 28 tahun harus dinikmati dan ia syukuri.
Ia menyatakan tak merasakan lelah. Sebab ia melakukannya dengan niat ibadah untuk memberi nafkah keluarga.
"Ya namanya kerja ada capeknya juga, tapi kita jalanin, kita nikmatin sebagai ibadah. Saya sih selalu punya prinsip, kalau kita kerja buat anak, capeknya hilang," tutur Taufik seraya berjalan melanjutkan pekerjaannya menyiram tanaman di lokasi lainnya.
Berita Terkait
-
Sore Ini, Prabowo Bakal Lantik Ribka Haluk jadi Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua
-
Cadillac Hitam dan Mercy Putih: Koleksi Mobil Presiden Ini Bikin Nostalgia di Istana Negara
-
Prabowo Wanti-wanti Rosan Cs, Jangan Ada Orang Titipan Ikut Kelola Danantara
-
Di Tengah Efisiensi, Istana Buka Suara Alasan Penyerahan 700 Maung MV3 ke TNI-Polri
-
Ini Air yang Paling Baik untuk Siram Tanaman
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York
-
Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan
-
Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah
-
Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI
-
Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak
-
Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing
-
Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim
-
Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?