News / Nasional
Sabtu, 25 September 2021 | 06:14 WIB
Hasil karya tukang kebun Istana [Suara.com/Ummi Hadyah saleh].

Meski dirinya seorang tukang kebun, ia sudah berfoto bersama tujuh Presiden.

Yakni mulai dari era Presiden Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden Jokowi.

"Alhamdulillah sudah ketemu dan sudah foto bareng malah dengan Presiden dari mulai Pak Soeharto, sampai Pak Jokowi," ucap Taufik yang terus menyiram tanaman.

Bekerja menjadi seorang tukang kebun Istana baginya adalah kebanggaan karena bisa berkesempatan bertemu dengan Presiden.

Sambil terus menyiramkan tanaman, pria yang memiliki dua putra ini menceritakan meski bekerja di Istana, dirinya tidak dengan mudah bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia.

Sebab kata Taufik, ada momen di mana dirinya bisa berkesempatan bertemu Presiden.

Momen tersebut yakni dari saat Presiden menggelar open house, halal bihalal hingga saat Hari Kemerdekaan 17 Agustus.  Dari situlah ia berkesempatan bisa bersalaman hingga berfoto bersama.  Kenangan-kenangan foto bersama Presiden pun ia simpan di rumahnya.

"Ada semua di rumah foto-fotonya," ucap Taufik.

Saat Presiden Keluar dari Gedung

Baca Juga: Perpanjangan PPnBM DTP Diharap Mampu Mendongkrak Utilisasi Otomotif

Taufik bercerita bahwa ketika presiden keluar dari gedung dari Istana Negara, Istana Merdeka, Kantor Presiden, tukang kebun atau petugas kebersihan diminta untuk masuk ke dalam. Sehingga lokasi yang dilewati Presiden steril.

Selain itu, jalanan di Istana Kepresidenan yang akan dilewati Presiden juga harus bersih.

"Ya paling kalau lagi bersihin tanaman, terus Presiden mau keluar, ya suruh ngumpet (masuk ke dalam) Bapak mau lewat. Sebelum Bapak (Presiden) lewat disapu dulu dibersihin," katanya.

Ia pun pernah mendapatkan teguran karena masih ada dedaunan yang berjatuhan meski sudah ia bersihkan.

"Pernah ditegor sama Danplek (Komandan Komplek). Disuruh nyapu lagi karena Bapak (Presiden) mau keluar. Danplek bilang "Tolong disapu ya, Pak. Bapak Presiden mau lewat," kata Taufik.

Tampak Taufik (bukan nama sebenarnya) tengah menjalankan tugas sebagai tukang kebun Istana [Suara.com/Ummi Hadyah saleh].

Tak Ada Perbedaan

Taufik menuturkan selama bekerja sebagai tukang kebun, tak ada perbedaan. Sebab kata dia, semua Presiden ramah kepada petugas kebersihan, tukang kebun dan petugas lainnya

"Nggak ada bedanya mba sama saja. Semua presiden baik kepada petugas di sini," ucap Taufik.

Tanaman Milik Presiden

Taufik mengatakan bahwa tidak ada perawatan khusus untuk merawat tanaman di Kompleks Istana Kepresidenan.

Meski ada pohon yang ditanam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di halaman, belakang Istana Merdeka.

"Yang setahu saya sih tanaman Presiden di dalam. Ada Pohon Trembesi yang ditanam sama pak SBY. Nggak ada perawatan khusus biasa saja disiram, dikasih pupuk. Dulu kecil, sekarang pohonnya sudah gede," ucap Taufik.

Bersyukur

Menurutnya menjadi tukang kebun selama 28 tahun harus dinikmati dan ia syukuri.

Ia menyatakan tak merasakan lelah. Sebab ia melakukannya dengan niat ibadah untuk memberi nafkah keluarga.

"Ya namanya kerja ada capeknya juga, tapi kita jalanin, kita nikmatin sebagai ibadah. Saya sih selalu punya prinsip, kalau kita kerja buat anak, capeknya hilang," tutur Taufik seraya berjalan melanjutkan pekerjaannya menyiram tanaman di lokasi lainnya.

Load More