Suara.com - Viral video calon mertua emosi menendang pengantin pria pada saat prosesi akad nikah. Video tersebut tersebar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @Memomedsos_official.
Dalam video singkat yang beredar, proses ijab kabul awalnya terlihat lancar. Penghulu yang mengenakan setelan jas berwarna biru memimpin ijab kabul tersebut.
Setelah itu, tiba giliran orang tua dari pengantin perempuan membacakan istigfar dan syahadat.
Namun, di ujung bacaan syahadat, pria yang duduk berhadapan dengan pengantian pria itu tiba-tiba menyebut nama hewan menggunakan bahasa Bima.
"Ayshadu An-la ilaha illallah, wa Ayshadu Anna Muhammadan Rasulullah, Lakotek!" katanya.
Mendengar ucapan itu, seorang wanita yang merupakan anggota keluarga pengantin pria kemudian menyatakan keberatan.
"Au wali si masalah na, hargai ja ku mada doho sebagai keluarga na ni, gak enak didengar masalah begini (apalagi si masalahnya ini. Hargai kami sebagai keluarganya. Tidak enak didengar masalah begini)," ujar wanita tersebut.
Melihat anggota keluarga dari mempelai pria marah, ayah sang pengantin wanita semakin marah. Ia kemudian bangkit dari tempat duduknya dan langsung melayangkan tendangan ke wajah pengantin pria di hadapannya.
Tendangannya sempat mengenai wajah pengantian pria. Ia kembali menyerang pengantian pria, tetapi berhasil dilerai.
Baca Juga: Aksi Maling Bobol Toko Mainan di Tangsel Terekam CCTV, Kerugian Hingga Puluhan Juta
Suasana pun langsung ricuh seketika.
Menurut informasi, akad nikah itu berlangsung di Oimbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Kejadian tersebut berlangsung pada 14 Agustus 2021.
Diduga, kejadian itu dipicu keterlambatan pengantin pria menghadiri akad nikah yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WITA. Namun, pengantin pria tiba di lokasi akad nikah sekitar pukul 16.00 WITA.
Hal tersebut diungkap akun facebook Fizhiiy dalam komentarnya di unggahan Ansar Blur.
Melihat video tersebut, warganet memberikan beragam komentar.
"Nggak usah dilanjut, bisanya 6 jam.. Lama banget," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Aksi Maling Bobol Toko Mainan di Tangsel Terekam CCTV, Kerugian Hingga Puluhan Juta
-
Viral Video Garuk-garuk di Medsos, Ternyata Strategi Promosi Kasur
-
Dapat Kado Ulang Tahun dari Adik, Isinya Benda yang Bikin Kakak Sebal: Kode Keras!
-
Video Instagram 60 Detik Masih Belum Cukup? Bisa Perpanjang dengan Cara Ini
-
3 Tips Menghadapi Rekan Kerja Toxic, Harus Lebih Sabar
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran