Hanya tiga perempuan yang masuk dalam daftar nominasi kabinet Kihida. Pada pemerintahan sebelumnya, jumlahnya hanya dua orang. Dua jabatan yang dipertahankan Kishida adalah milik Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi dan Menteri Pertahanan, Nobuo Kishi.
Keduanya sejak awal aktif menggalang kerjasama keamanan dengan AS dan berbagai negara lain untuk menghadapi Cina.
Kishida ingin memperkuat kerjasama pertahanan dengan AS, termasuk negara-negara demokrasi lain di Asia dan Eropa.
Namun tugas paling mendesak baginya adalah menyelematkan popularitas partai yang menukik tajam. Untuk itu, Kishida harus membenahi kebijakan penanggulangan pandemi, dan memacu pemulihan ekonomi.
Dalam sebuah wawancara pada pekan lalu, dia mengungkapkan prioritas utama pemerintahan baru Jepang adalah pertumbuhan lewat konsep "kapitalisme baru” yang diadopsi bekas PM Shinzo Abe. rzn/hp (rtr, afp)
Berita Terkait
-
Jepang Sempat Diterjang Tsunami Kecil, Prabowo Tetap Semangat Temui PM Fumio Kishida
-
Bertemu PM Jepang, Jokowi Sampaikan Agar Pembangunan MRT di Indonesia Dipercepat
-
Dugaan Dendam Di Balik Insiden PM Jepang Dilempar Alat Peledak
-
Perdana Menteri Jepang Dukung Uni Afrika Jadi Anggota G20
-
Rudal Korut Mendarat di ZEE Jepang, PM Kishida Meradang
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel