Suara.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengaku optimistis rekomendasi pihaknya untuk menghadirkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) akan disambut positif partai politik, termasuk oleh para ketua umum.
Bamsoet berujar bahwa rencana menghadirkan PPHN akan sangat bergantung dan berpeluang kepada semua kekuatan politik yang ada di parlemen. Di mana ada sembilan fraksi partai politik ditambah kekuatan dari perwakilan DPD.
"Sebenarnya lobi-lobi sudah jalan," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/10/2021).
Ia yakin rencana PPHN dapat dilanjutian ke tahapan berikut, jika memang ada kepastian bahwa nantinya amandemen terbatas tidak akan melebar kepada hal lain. Termasuk menyoal penambahan masa jabatan presiden.
"Kalau jawabannya kami butuh, maka saya yakin dan saya percaya para senior-senior saya, ketum partai politik agar menyambut dengan baik. Yang penting kami bisa meyakinkan tidak ada agenda lain kecuali memang untuk menghadirkan PPHN, tidak ada upaya-upaya penumpang gelap yang manfaatkan ini untuk hal-hal yang sifatnya politik praktis," ujar Bamsoet.
Bamsoet sebelumnya memastikan rencana menghadirkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) tidak akan mengubah sistem presidensial.
Bamsoet sapaannya itu berujar bahwa PPHN tetap akan disesuaikan dengan ciri khas sistem presidensial pada umumnya, yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat.
"Serta presiden dan wakil presiden memiliki masa jabatan yang tetap, yaitu dua periode dan tidak dapat dijatuhkan hanya karena alasan politik," kata Bamsoet dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/10/2021).
Bamsoet menyadari dalam perjalannnya melaksanakan rekomendasi MPR dua periode sebelumnya tentang PPHN itu banyak menuai pro dan kontra. Ia memahami bahwa pro dan kontra timbul karena banyak kecurigaan dan pendekatan politik praktis. Di mana lanjut Bamsoet ada dugaan bahwa MPR memiliki agenda terselubung dalam merencanakan kehadiran PPHN melalui amandemen terbatas UUD 1945.
Baca Juga: Jawab Kecurigaan soal PPHN, Ketua MPR: Tidak Ada Penumpang Gelap dan Agenda Terselubung
"Kami yang sedang melaksanakan tugas rekomendasi MPR sebelumnya dituding memiliki agenda-agenda terselubung, semisal memperpanjang masa jabatan atau menambah tiga periode yang sama sekali kami belum pernah membahas. Dan kami tidak ada penumpang gelap dalam hal pengadaan kembali PPHN ini."
Berita Terkait
-
Jawab Kecurigaan soal PPHN, Ketua MPR: Tidak Ada Penumpang Gelap dan Agenda Terselubung
-
Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Muzani Ingin Generasi Penerus Lanjutkan Perjuangan
-
Duh! Dari Survei SMRC Dukungan Publik Terhadap PDIP dan Gerindra Menurun
-
Ridwan Kamil Umumkan Hal Ini di Hadapan Kader dan Petinggi PAN
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza
-
Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap
-
Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!
-
Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang
-
Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari
-
Bulog Maknai Iduladha 1447 H, Teguhkan Semangat Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat
-
Gus Yaqut Tak Bisa Makan Santan karena Gerd, Sang Istri Bawakan Tempe ke Rutan KPK
-
Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
-
Istri Ungkap Gus Yaqut Tak Pernah Cerita Kasus Haji ke Keluarga: Biar Sama Lawyer Saja
-
Lebaran Pilu di Penjara, Istri Gus Yaqut Curhat Kondisi Suaminya: Sakit Rasanya...