Suara.com - Angka perceraian meningkat selama pandemi Covid-19 di wilayah Jakarta Barat. Faktor ekonomi disebut menjadi penyebab utama.
“Saya lihat ada peningkatan. Tapi tidak terlalu signifikan,” kata Ketua Pengadilan Agama Jakarta Barat, Munir kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).
Meski tidak merinci secara detail angka gugatan perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama Jakarta Barat, namun dari 3.000 hingga 4.000 perkara didominasi kasus perceraian.
“Bisa jadi perkara waris, perkara penetapan ahli waris, harta bersama, sengketa ekonomi syariah, tapi memang dominan perceraian,” ujarnya.
Munir mengungkapkan, dari sejumlah laporan yang diterima lembaganya, perceraian disebabkan faktor ekonomi karena dampak Covid-19 yang mengakibatkan pemberhentian hubungan kerja di mana-mana.
“Karena akibat pandemi sehingga banyak orang dirumahkan,” ujarnya.
Dia juga mengatakan kebanyakan gugatan perceraian diajukan dari pihak istri.
“Perempuan atau istri. Cerai gugat-lah kalau istilahnya kami di sini,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan