Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai membolehkan peletonan pesepeda balap atau road bike melintas di Jalan Sudirman-Thamrin. Namun, kebijakan tersebut masih dalam tahap uji coba selama sepekan ke depan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menegaskan, pihaknya bakal mencabut kembali kebijakan tersebut apabila ditemukan banyaknya pesepeda yang melanggar aturan.
"Kalau memang masyarakat mematuhi aturan yang sudah kita tetapkan maka kebijakan ini akan kita teruskan. Tapi kalau ternyata seminggu ke depan pelaksanaannya menimbulkan kerumunan, banyak pesepeda-pesepeda yang tidak mematuhi ketentuan bisa saja kemudian kebijakan ini kita cabut dan kita kembalikan seperti saat ini yaitu dilarang sama sekali," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/10/2021).
Peletonan pesepeda road bike mulai besok kembali diperkenankan melintas di Jalan Sudirman-Thamrin. Namun, mereka tetap dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan.
"Mulai besok kita akan coba untuk bike to sport juga sudah diperbolehkan. Tetap menjaga prokes dan tidak berkerumun dan tidak berhenti sehingga menimbulkan kerumunan," ujar Sambodo.
Sambodo kemudian menjelaskan, sejak Senin-Jumat pesepeda road bike diperkenankan berpeleton di Sudirman-Thamrin hingga pukul 06.30 WIB.
Sementara khusus Sabtu-Minggu mereka diperkenankan melintas di Sudirman-Thamrin hingga pukul 09.00 WIB.
"Setelah itu silakan menggunakan jalur sepeda yang ada," katanya.
Baca Juga: Mulai Besok Peletonan Rode Bike Boleh Melintas di Sudirman-Thamrin, Ini Ketentuannya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot