Suara.com - Seorang pria di Glenrothes, Inggris bernama Sam Imrie mengancam akan membakar masjid dan menyiarkan aksinya secara langsung di media sosial.
Menyadur BBC Sabtu (16/10/2021), pria berumur 24 tahun ini langsung diciduk polisi atas ancamannya dengan tuduhan pelanggaran terorisme.
Saat ditangkap, Sam Imrie mengatakan kepada petugas bahwa dia tidak serius tentang klaimnya di media sosial dan menyebut itu hanya bercanda.
Pengadilan Tinggi di Edinburgh mendengar rekaman pria itu saat diwawancarai oleh detektif pada Juli 2019 di mana Imrie menyangkal 9 tuduhan, termasuk tiga di bawah Undang-Undang Terorisme.
Petugas investigasi percaya dia merencanakan serangan teroris di Fife Islamic Center di Glenrothes. Imrie memberi tahu mereka bahwa dia sedang minum ketika memposting komentar di Telegram.
Terkait komentarnya tentang membenci orang-orang Yahudi, berkulit hitam dan Muslim, Imrie mengatakan "saya tidak akan melakukannya dalam situasi sadar."
Selama wawancara di kantor polisi Govan Glasgow, Imrie ditanya tentang postingan yang dia buat di grup Telegram bernama "FashWave Artists".
Sebelumnya pengadilan mendengar bahwa kelompok tersebut menampung gambar dan teks teroris seperti Anders Breivik dan Brenton Tarrant.
Breivik melakukan penembakan massal di Norwegia yang mengakibatkan kematian 77 orang pada 2011 dan Tarrant bertanggung jawab atas pembunuhan 51 orang di masjid-masjid di Christchurch Selandia Baru pada 2019.
Baca Juga: Ngeri! Politisi Inggris Ditusuk Hingga Tewas, Polisi Sebut Aksi Terorisme
Imrie mengatakan kepada petugas selama wawancara bahwa dia adalah seorang nasionalis kulit putih. Dia menambahkan: "Saya peduli dengan ras saya."
Dia juga mengatakan dia percaya bahwa orang non-kulit putih inferior daripada orang kulit putih tapi orang China superior.
Pengadilan mendengar Imrie mengunjungi Fife Islamic Center dan membuat video yang mengatakan akan membakarnya. Ketika polisi bertanya, Imrie berkata: "itu hanya lelucon."
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap