Suara.com - Anggota parlemen Inggris David Amess meninggal pada Jumat (15/10/2021) waktu setempat setelah dia ditikam beberapa kali saat bertemu pemilihnya di Essex, menurut konfirmasi polisi.
Dilansir dari kantor berita Anadolu, Amess (69), dari Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson, diserang oleh seorang pria yang berjalan ke arah kerumunan para pendukungnya, menurut sebuah laporan.
"Kami dipanggil ke sebuah alamat di Eastwood Road North tak lama setelah pukul 12.05 hari ini," kata polisi Essex dalam sebuah pernyataan.
"Kami tiba di lokasi dan menemukan seorang pria terluka."
Amess langsung diobati oleh petugas layanan darurat tetapi meninggal di tempat kejadian, tambah pernyataan itu.
Seorang pria berusia 25 tahun "dengan cepat ditangkap setelah petugas tiba di tempat kejadian karena dicurigai melakukan pembunuhan dan sebuah pisau ditemukan," tambah mereka.
Amess menjadi anggota parlemen sejak 1983 untuk daerah pemilihan Basildon dan Southend West. (Sumber: kantor berita Anadolu)
Berita Terkait
-
Pidato Berapi-api, Anggota Parlemen Inggris Ini Bela Nabi Muhammad
-
Kucingnya Tak Mau Beralih, Rapat Online Parlemen Inggris Pecah
-
Unik, Anggota Parlemen Non-Muslim Inggris Ini Ikut Berpuasa
-
Menteri Kesehatan Inggris Nadine Dorries Positif Terjangkit Corona
-
PM Inggris Sebut Pelaku Serangan di Parlemen Sakit dan Bejat
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman
-
Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI
-
Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
-
Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget
-
Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu