Suara.com - Seorang pria di Korea Selatan tewas setelah terbentur tabung oksigen yang tersedot ke mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) di rumah sakit.
Menyadur The Independent Kamis (21/10/2021), pria ini adalah seorang pasien berusia 60 tahun yang dilarikan ke rumah sakit karena kejang.
Korban yang belum dirilis identitasnya ini sedang dalam kondisi kritis dan dibawa ke ruang MRI untuk pemeriksaan.
Inspektur polisi Choi Tae-yong mengatakan sedang menyelidiki mengapa tangki oksigen dibawa ke ruang MRI.
"Kami akan menyelidiki insiden itu secara menyeluruh untuk menentukan apakah ada kesalahan manusia," kata petugas polisi itu pada South China Morning Post.
Dia menambahkan bahwa sistem pasokan oksigen bawaan mungkin tidak berfungsi, yang mengarah ke kebutuhan silinder eksternal.
Sementara itu, tidak ada kamera CCTV di ruang MRI di rumah sakit di kota selatan Gimhae ini.
Sesuai namanya, Magnetic Resonance Imaging (MRI) memiliki medan magnet yang sangat kuat hingga 60.000 kali lebih kuat dari planet ini.
Itulah sebabnya benda logam tak boleh diletakkan di sekitar mesin pemindai tersebut.
Baca Juga: Detik-detik Tabung Oksigen Jatuh di RS, Pasien Panik Lari Kocar-Kacir
Siapa pun yang memasuki ruang MRI harus meninggalkan benda logam magnetik di luar, termasuk kunci dan perhiasan, menurut pedoman pemerintah Korea Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak