Suara.com - Seorang pengendara motor baru-baru ini membagikan cara cepat lolos melewati lampu merah. Aksinya tersebut langsung menjadi viral di media sosial.
Hal ini dibagikan oleh akun TikTok @pensiunfakcboy. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan sedikitnya 6,2 juta kali dan mendapatkan 670 ribu tanda suka.
"Akhirnya cepet lolos aku lewati lampu merah wkwkwk. #fyp #jalanraya," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Jumat (22/10/2021).
Dalam video, seorang cowok sedang mengendarai motor dengan temannya. Ia menyetir motor, sedangkan temannya membonceng dan merekam jalanan dari belakang.
Mereka terlihat berhenti di sebuah perempatan lampu merah. Karena tidak mau menunggu lama, cowok ini lantas membagikan trik agar pengendara bisa cepat menerabas lampu merah.
Ia menunjukkan tanda yang terpasang di lampu merah, di mana belok kiri harus langsung. Sang cowok kemudian memanfaatkan petunjuk itu untuk menghindari lampu merah.
"Tips dan tricks agar cepat lewati lampu merah. Belok kiri langsung," tulis akun ini sebagai keterangan video TikTok.
Ia melajukan motornya dan berbelok ke kiri. Setelah berbelok ke kiri, pengendara itu memutar motornya ke jalur sebaliknya. Ia kemudian menghadapi lampu merah lagi.
Kali ini, ia juga melihat petunjuk sama, di mana pengendara yang mau berbelok ke kiri diminta langsung jalan. Cowok ini pun mengendarai motornya untuk berbelok ke kiri sekali lagi.
Baca Juga: Beli Baju Bekas dengan Merk Ternama, Tapi Cewek Ini Malah Cemas dengan Benda Ini
Sontak, ia berhasil menghindari lampu merah dan tetap berada di jalurnya. Caranya tersebut langsung ramai mendapatkan perhatian warganet.
Ternyata, banyak warganet yang kerap melakukan cara tersebut agar tidak terjebak lampu merah. Namun, mereka juga berdebat mengenai cara tersebut yang hanya bisa dilakukan jika jalanan sepi.
"Ini adalah aku," sahut warganet.
"Kalau sepi iya enak, pas lagi ramai itu," komentar warganet.
"Ahaha kek bapak gua juga sering kek gitu," beber warganet.
"Anjir gue abanget kaya gini," aku warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Beli Baju Bekas dengan Merk Ternama, Tapi Cewek Ini Malah Cemas dengan Benda Ini
-
Viral Pria Pamer Senjata Api di Cafe, Polisi Turun Tangan
-
Mau Kasih Kejutan Check Out Keranjang Shopee Istri, Lihat Jumlahnya Suami Auto Nyerah
-
Pakai Bikini Jadi Bahan Tontonan Bocil, Harga Baju Pengantin Wanita Ini Disorot
-
Viral Bagi-bagi Uang Jelang Pilkades di Oku Selatan, Ini Kata Polisi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi