Suara.com - Sebuah unggahan Status WhatsApp sedang menjadi perbincangan di jejaring sosial Twitter. Status itu berisi tangkapan layar perbincangan seseorang yang mengeluh gagal mengecek sertifikat vaksin.
Dalam percakapan tersebut, wanita yang agaknya baru melakukan vaksin ini mengaku tak bisa melihat sertifikas miliknya. Dia pun menanyakan masalah ini kepada salah satu kenalannya.
Nah, percakapan itu lantas dibagikan ke Status WhatsApp sebelum akhirnya diunggah ulang oleh akun Twitter @txtdrstoryWA pada Jumat (22/10/2021). Postingan ini langsung mencuri perhatian.
Penyebab gagal mengecek sertifikat vaksin ternyata kocak
Dalam pesan yang dikirimnya, wanita ini juga menyebab dirinya gagal mengecek sertifikat vaksin. Rupanya dia mengaku mengecek sertifikatnya di layanan Peduli Lingkungan.
Agaknya wanita ini salah menyebut nama aplikasi Peduli Lindungi. Hal ini pun disambut tawa oleh si empunya akun WhatsApp yang menjadikannya sebagai status.
"Mau tanya. Kok ana ngga bisa liat sertifikat vaksin di aplikasi peduli lingkungan," begitu bunyi pesan yang dikirim olehnya.
Tangkapan layar percakapan ini lantas menuai perhatian banyak warganet di media sosial Twitter. Tercatat sudah lebih dari 5 ribu akun memberikan tanda suka untuk postingan tersebut.
Selain itu, postingan ini juga sudah dibagikan ulang oleh setidaknya seribu akun Twitter. Ratusan komentar juga ditulis oleh warganet untuk menanggapi postingan tersebut.
Baca Juga: Empat Bapak-bapak Menjemur Bayi Sambil Asik Ngerumpi, Warganet: Kompak Amat
Komentar warganet
Tidak sedikit warganet tertawa usai menyimak keluhan wanita yang satu ini. Di sisi lain, ada juga yang ikut membagikan cerita hampir serupa yang pernah mereka alami.
"Yojelaslah kagak keliatan, lah malah disownload peduli lingkungan bukannya peduli lindungi," kata warganet.
"Mood banget (emoji tertawa)," komentar yang lain.
"Ya pantes aja kalo gak pernah muncul, orang beda aplikasi," celetuk lainnya.
"Woilah jelas, typonya garis keras," imbuh akun lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran