Suara.com - Beredar luas video penampakan jenazah pasien Covid-19 yang sedang merokok di tangah tumpukan mayat dalam plastik hitam.
Narasi ini dibagikan oleh akun Twitter Tanya (@Tanya08284592). Akun ini menuliskan narasi seorang pria jenazah Covid-19 sedang merokok di antara tumpukan mayat dalam plastik hitam lainnya.
Video dengan narasi tersebut diunggah pada 1 September 2021. Narasi tersebut kemudian menjadi viral dan mendapatkan atensi warganet, di mana video telah ditonton sebanyak 1.339 kali.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
Narasi:
“Why is that guy in the body bag smoking ?????”
(“Mengapa orang dalam kantong jenazah itu merokok ?????”)
Narasi dalam video:
“Supposedly these are coronavirus deaths… he’s smoking WTF??”
Baca Juga: Viral Pria Isi Bahan Bakar dengan Nominal Tak Terduga, Respons Petugas SPBU Disorot
(“Seharusnya ini semua adalah kematian karena virus corona… dia merokok WTF??”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video jenazah pasien Covid-19 yang sedang merokok di tangah tumpukan mayat dalam plastik hitam tidak benar.
Faktanya, pria yang merokok dalam video itu bukanlah jenazah Covid-19. Beberapa tumpukan plastik hitam di sekitar pria itu adalah properti untuk syuting.
Properti tersebut digunakan untuk pembuatan video klip lagu seorang rapper Rusia bernama Dmitry Nikolayevich Kuznetsov alias Husky. Lagu tersebut berjudul “Never-Ever”.
Cuplikan video itu dapat dilihat dalam highlight akun Instagram KIRILL (@kirill.groshev) yang bernama Husky | N-E.
Unggahan dengan klaim serupa juga pernah dibahas oleh Turnbackhoax.id dalam dua artikel. Artikel pertama berjudul "[SALAH] 200 Mayat Korban Covid-19 Sekali Kubur di Italia" yang terbit pada 18 September 2020.
Lalu artikel kedua adalah "[SALAH] Video Lebih banyak mayat bertumpuk akibat COVID, tapi salah satunya menghisap rokok". Artikel ini terbit pada 6 Agustus 2021.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka video jenazah pasien Covid-19 yang sedang merokok di tangah tumpukan mayat dalam plastik hitam adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Viral Pria Isi Bahan Bakar dengan Nominal Tak Terduga, Respons Petugas SPBU Disorot
-
Viral Cewek Tak Direstui Camer karena Jualan Sayur, Omzet Per Hari Jadi Tamparan
-
Viral Seorang Ibu Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal, Bawa Foto Sambil Nangis
-
Semprotan Bidet WC Kencang Bak Air Mancur, Warganet Ngilu
-
Punya Desain Meja Unik, Pengunjung Kafe Ini Jadi Serasa Nongkrong di Kuburan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
PT SPC Akui Produksi 39 Ribu Chromebook Berkat Bocoran Spek Sebelum Tender Kemendikbud
-
Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap
-
Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun
-
KPK Periksa Anggota DPRD Pati, Dalami Komunikasi Terkait Isu Pemakzulan Sudewo
-
Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri