Suara.com - Perusahaan di Malaysia meluncurkan kondom unisex pertama di dunia. Sesuai namanya, alat kontrasepsi ini bisa dipakai oleh laki-laki dan perempuan.
Menyadur Paper Mag Jumat (29/10/2021), kondom ini terbuat dari bahan perekat kelas medis yang biasanya digunakan untuk membalut luka.
Wondaleaf, perusahaan yang fokus pada pengembangan pasokan medis ini menggunakan bahan poliuretan yang tahan air dan cukup fleksibel untuk menyesuaikan diri dengan berbagai permukaan.
Kondom unisex ini memiliki perekat yang diterapkan di satu sisi dan memiliki desain yang dirancang agar tetap terasa nyaman di kulit.
John Tang Ing Chinh, penemu kondom ini mengatakan "setelah Anda memakainya, Anda sering tidak tidak menyadari bahwa itu ada."
Penemu Wondaleaf berharap bahwa ciptaannya akan membantu mempromosikan kesehatan seksual yang lebih baik di negara asalnya.
"Berdasarkan jumlah uji klinis yang telah kami lakukan, saya cukup optimis bahwa waktu yang diberikan akan menjadi tambahan yang berarti bagi banyak metode kontrasepsi yang digunakan dalam pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual," kata Tang.
Wondaleaf telah melalui beberapa putaran uji klinis dan akan tersedia secara komersial mulai bulan Desember.
Sebagai bonus tambahan, Wondaleaf juga relatif terjangkau dengan setiap kotak berisi dua kondom unisex, serta dua paket pelumas berbahan dasar air, dijual seharga 14,99 ringgit (Rp 51 ribu).
Baca Juga: Keren! Studio Pusat Sensorik Terintegrasi Pertama di Dunia Hadir di China
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan