Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan sistem pemilihan dengan one man, one vote dapat menimbulkan politik uang atau money politik.
Hal itu juga yang dirasakan Hasto sendiri dalam pemilihan struktur partai. Di mana, sistem one, man one vote cenderung membuat adanya politik uang.
"Di PDI Perjuangan ketika pemilihan struktural partai dengan one man, one vote, one values, money politic," kata Hasto dalam diskusi daring CSIS bertajung Menimbang Sistem Pemilu 2024, Senin (1/11/2021).
Karena mengetahui potensi terjadinya politik uang lewat sistem one man, one vote, lanjut Hasto PDIP kemudian menerapkan merit system dalam pemilihan struktural partai.
"Kemudian kami rombak dengan merit system sehingga menghasilkan biaya psikotes yang dikeluarkan. Dulu untuk menjadi ketua DPC money politic itu karena one man, one vote, one values," tuturnya.
Padahal dikatakan Hasto para pendiri bangsa terdahulu sudah sangat baik menggunakan demokrasi di mana terdapat musyawarah mufakat di dalamnya.
"Dengan diksi demokrasi, yang kini disebut dengan delibratif demokrasi, musyawarah mufakat yang berkeadilan sosial," ujar Hasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien