Suara.com - Hujan deras mengguyur Jakarta pada Senin (2/10/2021) siang hingga malam hari. Sebanyak 13 RT di Jakarta Timur pun tercatat sempat kebanjiran.
Kepala Badan Pusat dan Data (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muhammad Insyaf mengatakan banjir di 13 RT itu sudah surut pada Selasa pukul 01.30 WIB.
"Banjir sudah surut semuanya sejak jam 01.30 WIB," ujar Insyaf saat dihubungi, Selasa (2/11/2021).
Laporan terakhir BPBD, 13 RT itu kebanjiran dengan ketinggian air beragam pada pukul 18.00 WIB. Jika banjir baru surut keesokan harinya pukul 01.30 WIB, maka artinya air baru berhasil dialirkan lagi setelah 7,5 jam.
Dengan demikian, target Gubernur Anies Baswedan untuk menyurutkan banjir dalam waktu enam jam tidak berhasil.
Insyaf mengatakan sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Damkar sudah dikerahkan untuk membantu sisa-sisa lumpur. Begitu juga dengan warga terdampak banjir yang sempat mengungsi kini sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
"Sudah tidak ada (pengungsi). Dari pagi kami sedang melakukan pembersihan," jelasnya.
Sebelumnya, Insyaf mengatakan hingga pukul 18.00 WIB, terdapat 13 RT di Jakarta Timur yang kebanjiran. Air sejumlah sungai meluap hingga masuk ke pemukiman warga.
"Informasi Banjir saat ini 13 RT atau 0,043 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta," ujar Insyaf kepada wartawan, Senin (1/11/2021).
Baca Juga: Anies Akui Target Banjir Enam Jam Surut Bisa Tidak Tercapai, Begini Alasannya
Lokasi banjir pertama adalah Di Kelurahan Lubang Buaya. Satu RT terendam dengan ketinggian air 40 sentimeter.
"Penyebab Luapan Kali Sunter," katanya.
Selanjutnya, di Kelurahan Cipinang Melayu terdapat sembilan RT yang terendam banjir karena luapan kali Sunter. Ketinggian airnya di kisaran 40 sampai 55 sentimeter.
"Kelurahan Cipinang Muara (kebanjiran dengan) ketinggian air 40 sentimeter dengan jumlah 3 RT. Penyebab luapan Kali Sunter," jelasnya.
Saat ini, pihaknya bersama dengan sejumlah instansi terkait sedang melakukan penanganan banjir di lokasi itu.
"Kondisi genangan sedang ditangani oleh Pihak Kelurahan Setempat Bersama PPSU, Tim TRC BPBD, DSDA, Satpol PP, Tagana & dan Disgulkarmat ditargetkan akan surut dalam waktu cepat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Tak Kunjung Realisasikan Cipinang Melayu Bebas Banjir, Nenek Rumiati Pindah Rumah
-
Anies Akui Target Banjir Enam Jam Surut Bisa Tidak Tercapai, Begini Alasannya
-
Foto Bareng hingga Janji Bebas Banjir, Nenek Rumiati Ngotot Minta Anies ke Cipinang Melayu
-
Lagi Heboh Kasus Mahasiswa Tewas, Anies Dilantik Riza jadi Anggota Kehormatan Menwa
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?
-
Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?
-
Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat
-
Meriah dan Penuh Makna, Perayaan 12 Tahun Suara.com Hadirkan Semangat Kebersamaan di Yogyakarta
-
Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran
-
BGN Minta Jaksa Duduki Jabatan Inspektorat untuk Awasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Dana MBG Mengalir ke Daerah, BGN Libatkan Intel Kejaksaan Perkuat Pengawasan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Mudik Lebaran Pengaruhi Polusi Udara di Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran