Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilantik sebagai Anggota Kehormatan Komando Resimen Mahasiswa (Menwa). Ia dilantik oleh Komandan Komando Menwa, Ahmad Riza Patria yang juga Wakilnya sendiri.
Menwa sendiri saat ini sedang kontroversial. Sebab, belum lama ini, seorang mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Jawa Tengah tewas saat menjalani pelatihan dan pendidikan dasar Menwa.
Bahkan, muncul desakan kepada Menteri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim untuk membubarkan Menwa di seluruh Indonesia.
Pelantikan Anies sebagai Anggota Kehormatan Menwa ini dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta. Setelah dilantik, Anies mengaku bangga bisa bergabung dengan Menwa.
“Menjadi kehormatan bagi kami (pengangkatan anggota kehormatan). Ini adalah sebuah amanat dan semoga bisa interaksi lebih banyak di lingkar Menwa," ujar Anies usai pelantikan, Selasa (2/11/2021).
Selain pengangkatan Anggota Kehormatan, dilakukan juga Pelantikan Danmenwa beserta Staf Komando Resimen Mahasiswa Jayakarta Periode 2021-2024. Anies pun berharap organisasi ini bisa menjadi wahana untuk menumbuhkembangkan potensi kepemimpinan mahasiswa.
“Menwa bukan sekadar mengantisipasi masalah kekinian, tetapi tempatkan Menwa sebagai wahana menyiapkan kepemimipinan di masa depan. Di tempat ini ditempa, ditumbuhkan potensi kepemimpinan, menjadi pribadi tangguh dan memberikan manfaat bagi semua,” kata Anies.
Anies juga mengaku telah merasakan bagaimana hasil pelatihan kepemimpinan Menwa. Karena partnernya di pemerintahan saat ini, yakni Riza merupakan anggota Menwa dan kini menjadi Komandan Batalyon 15 Menwa Jayakarta.
“Dalam menjalankan amanat di Jakarta, kami bisa saling support dan topang. Sehingga hal itu membuat bila soliditas di puncak kuat dan baik, maka itu akan diturunkan ke seluruh jajaran ke bawah dengan baik juga,” pungkasnya.
Baca Juga: Cari Barang Bukti Lain, Penyidik Kembali Geledah Markas Menwa UNS Solo
Berita Terkait
-
Cari Barang Bukti Lain, Penyidik Kembali Geledah Markas Menwa UNS Solo
-
Warga Cipinang Melayu Korban Banjir: Kami Sudah Lelah, Pak Anies Tolong Diperhatikan!
-
Selama Jabat Gubernur, Anies Baru Tahun Ini Targetkan Penanganan Banjir di Jakarta
-
Kenneth PDIP ke Anies: Jangan Pakai Bahasa Nyeleneh, Anda Bikin Masyarakat Makin Pusing
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar