Suara.com - Posisi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) akan menjadi kosong jika Jenderal TNI Andika Perkasa disetujui menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Jenderal Hadi Tjahjanto yang sebentar lagi pensiun.
Sejumlah nama disebut cocok untuk mengisi kekosongan jabatan KSAD.
Anggota Komisi I DPR RI fraksi PDIP, TB Hasanuddin, mengatakan, ada berbagai syarat yang harus terpenuhi untuk menjadi KSAD. Ia menyebut 6 nama Letjen TNI yang dianggap potensial untuk mengisi kekosongan kursi KSAD.
"Menarik ini ada 6 Letjen yang pertama itu Letjen Bakti Agus, beliau adalah Wakasad, yang kedua adalah Letjen Dudung beliau adalah Pangkostrad, kemudian ada Letjen Joni beliau adalah Kabais TNI, kemudian ada Letjen Teguh Arief, beliau itu sekarnag menjadi komendan pusat teritorial, kemudian ada Letjen Arief Rahman beliau sekarang adalah Danpusnif, kemudian ada l Letjen Eko sebagai kasum TNI, jadi ada enam," kata Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/11/2021).
Ia kemudian membeberkan, masa pensiun para Letjen yang disebutkan namanya tersebut. Pertama, Letjen Bakti Agus disebut akan pensiun pada 2022, kemudian Pangkostrad Letjen Dudung akan pensiun pada 2023, lalu Kabais TNI Letjen Joni akan pensiun Juli 2022.
Kemudian Letjen Teguh Arief akan pensiun pada Mei 2024 dan terkahir Letjen Eko Margiono yang merupakan Kasum TNI akan pensiun pada Juni 2025.
Hasanuddin kemudian mengatakan, bahwa biasanya posisi KSAD akan diisi oleh figur yang berasal dari posisi WaKSAD dan Pangkostrad.
"Dari ini, seperti apa tradisinya sekarang biasanya KSAD itu adalah mereka yang bintang tiga diangkat dari Wakasad atau Pangkostrad itu yang sudah-sudah seperti itu," tuturnya.
"Jadi yang ada di sini memenuhi persyaratan dari kebiasaan kecuali misalnya ada petunjuk lain ya itu satu adalah Letjen Bakti Agus Wakasad, dan Letjen Dudung Pangkostrad," sambungnya.
Baca Juga: Harta Kekayaan Andika Perkasa Capai Rp179,9 M, Anggota DPR: Tentu Presiden Sudah Tahu
Lebih lanjut, kendati begitu, Hasanuddin mengaku enggan mendahului kehendak Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan, tak bisa berandai-andai.
Jokowi Pilih Andika
Presiden Jokowi akhirnya mengusulkan nama KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai calon panglima. Usulan itu disampaikan Jokowi emlalui surat presiden yang dikirimkam melalui Mensesneg Pratikno kepada DPR siang ini.
Ketua DPR Puan Maharani yang menerima surpres menegaskan bahwa Jokowi hanya mengusulkan satu nama sebagai calon tunggal Panglima TNI.
"Karena itu pada hari ini melalui Mensesneg. Presiden telah menyampaikan surpres mengenai usulan calon Panglima TNI kepada DPR atas nama Jenderal Andika Perkasa," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/11/2021).
Puan mengatakan selanjutnya DPR akan menindaklanjuti supres terkait pergantian Panglima TNI.
Berita Terkait
-
Harta Kekayaan Andika Perkasa Capai Rp179,9 M, Anggota DPR: Tentu Presiden Sudah Tahu
-
Dukung Jokowi Pilih Andika Perkasa Jadi Panglima TNI, JK: Berpengalaman dan Kekar Lagi
-
Mahfud MD Ungkap Alasan Jokowi Pilih Jenderal Andika Perkasa Jadi Calon Panglima TNI
-
Jenderal Andika Perkasa Jadi Calon Tunggal Panglima TNI, Komisi I DPR Gelar Rapat Hari Ini
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
-
Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran
-
Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma