- Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan dukungan penuh partai terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran sampai selesai.
- Dukungan ini merupakan konsekuensi keharusan partai yang mengusung pasangan tersebut dalam Pemilu 2024 lalu.
- Keputusan dukungan penuh ini telah ditetapkan secara resmi melalui putusan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tahun 2024.
Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bakal mendukung pemerintah Prabowo Subianto-Rakabuming Raka hingga selesai.
Hal itu merespon soal pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo yang sempat menyatakan bakal mendukung Prabowo-Gibran selama dua periode.
Bahlil mengungkap, jika Golkar sebagai partai politik yang mengusung Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024 lalu harus mendukung pemerintahan ini hingga berakhirnya masa jabatan.
“Golkar sebagai partai politik yang mengusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Mas Gibran, konsekuensi daripada partai yang telah mengusung, harus mendukung sampai selesai,” kata Bahlil, di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/2/2026).
Terlebih, putusan sikap tersebut merupakan putusan dalam Munas tahun 2024 lalu.
Golkar sebagai partai pengusung bakal terus mendukung pemerintah Prabowo-Gibran hingga akhir.
“Apalagi Golkar dalam keputusan Munas-nya itu mendukung pemerintahan. Yang namanya pemerintahan itu adalah Presiden dan Wakil Presiden. Ya kita dukung mereka sampai selesai,” ucap Bahlil.
Sebelumnya, Jokowi kembali menegaskan dukungannya terhadap Prabowo-Gibran. Bahkan ia mendukung jika pasangan tersebut melanggeng hingga periode 2029-2034.
Deklarasi Jokowi itu merupakan, respon pernyataan dari Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali, yang menilai jika Gibran berpotensi menjadi kompetitor kuat dalam Pilpres 2029 mendatang.
Baca Juga: Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
Berita Terkait
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat