Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh dan tanda kehormatan bintang jasa kepada 300 tenaga kesehatan di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (10/11/2021).
Acara penganugerahan gelar pahlawan nasional dilakukan dengan protokol kesehatan.
Penganugerahan gelar pahlawan nasional tersebut berdasarkan Keputusan Presiden nomor 109/ TK/TH/2021 tanggal 25 Oktober 2021 Tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Bintang Jasa kepada para tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19 melalui Keputusan Presiden RI nomor 110/TK/TH tanggal 25 Oktober 2021.
Sebelum memberikan gelar pahlawan nasional, acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin Jokowi.
"Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa mengheningkan cipta dimulai," kata Jokowi.
Penganugerahan gelar pahlawan nasional diberikan karena semasa hidupnya pernah memimpin dan melakukan perjuangan untuk Indonesia.
Setelah dibacakan satu persatu nama yang mendapat gelar pahlawan nasional, ahli waris keluarga tokoh, langsung memegang plakat gelar pahlawan yang sudah disediakan di meja masing-masing.
Berbeda dengan sebelum pandemi, Jokowi memberikan langsung plakat gelar pahlawan nasional.
Setelah pembacaan gelar pahlawan nasional dan tanda kehormatan bintang jasa, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membacakan doa.
Baca Juga: Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Balai Kota, Anies Sebut Pahlawan di Era Pandemi
Usai pemberian gelar pahlawan nasional, Jokowi kemudian memberikan ucapan selamat dengan menyatukan kedua tangan di dada kepada ahli waris para keluarga tokoh yang menerima penghargaan gelar pahlawan nasional.
Dalam acara tersebut hadir Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Berikut daftar empat tokoh yang diberi gelar pahlawan nasional:
- Almarhum Tombolotutu, Tokoh dari Provinsi Sulawesi Tengah
- Almarhum Sultan Aji Muhammad Idris, Tokoh dari Provinsi Kalimantan Timur
- Almarhum Haji Usmar Ismail, Tokoh dari Provinsi DKI Jakarta.
- Almarhum Raden Aria Wangsakara, Tokoh dari Provinsi Banten.
1. Tanda Kehormatan Bintang Jasa kepada 300 penerima terdiri dari:
- Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama, kepada 223 penerima diwakilkan oleh :
- Almarhum dr. I Ketut Surya Negara, SP.OG (K)-KFM, M.A.R.S, Dokter pada RSUP Sanglah Denpasar, Provinsi Bali.
- Almarhumah Sucilia Indah, AMK, Perawat pada RSUP Dokter Sitanala Tangerang, Provinsi Banten
2. Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya sebanyak 77 penerima, diwakilkan oleh Almarhumah Emialiona Lasia Carolin, Bidan pada Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Provinsi DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123